Sebentar lagi, dana 1 desa Rp1 M akan turun
Jum'at, 15 Februari 2013 - 20:59 WIB
Sebentar lagi, dana 1 desa Rp1 M akan turun
A
A
A
Sindonews.com - Bupati Musi Banyuasin (Muba) dan Wakil Bupati, H Pahri Azhari dan Beni Hernedi berencana akan mewujudkan kucuran dana Rp1 miliar untuk tiap desa. Dalam APBD 2013 yang baru saja disahkan, dana desa tersebut telah dianggarkan.
Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi meminta agar seluruh dinas/badan dan perangkat dibawahnya dapat bekerja seoptimal mungkin dan terus bersinergi.
“Selain itu hendaknya benar-benar dilakukan pengawasan agar alokasi dana tersebut tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan PNPM perdesaan, PAMSIMAS dan program kegiatan SKPD teknis lainnya,” Imbau Beni, Jumat (15/2/2013).
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Akmal Edy menuturkan, tujuan menggelontorkan dana tersebut tahun ini dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di perdesaan menuju Permata Muba 2017.
Dengan dialokasikannya dana tersebut ini diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai kemandirian masyarakat Desa.
”Total dana tersebut sebesar Rp236 miliar yang ditujukan untuk 223 desa, dan 13 kelurahan, dialokasikan untuk 60 persen untuk kegiatan fisik dan 40 persen untuk kegiatan non fisik. Pencairan dilaksanakan secara bertahap masing-masing 50 persen,” terangnya.
Arah penggunaan alokasi dana desa (ADD) untuk pembangunan ekonomi produktif masyarakat meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri rumah tangga dan perdagangan, yang mana bantuan yang diberikan pemkab Muba tidak dalam bentuk uang melainkan berupa bantuan barang dan peralatan kerja.
Sementara itu Kabag Humas Pemkab Muba, Dicky Meiriando mengatakan saat ini tengah disiapkan peraturan tentang petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis ADD kabupaten Muba tahun 2013 sebagai panduan bagi tim pengelola ADD dari tingkat kabupaten hingga desa dalam pengimplementasiannya.
Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi meminta agar seluruh dinas/badan dan perangkat dibawahnya dapat bekerja seoptimal mungkin dan terus bersinergi.
“Selain itu hendaknya benar-benar dilakukan pengawasan agar alokasi dana tersebut tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan PNPM perdesaan, PAMSIMAS dan program kegiatan SKPD teknis lainnya,” Imbau Beni, Jumat (15/2/2013).
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Akmal Edy menuturkan, tujuan menggelontorkan dana tersebut tahun ini dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di perdesaan menuju Permata Muba 2017.
Dengan dialokasikannya dana tersebut ini diharapkan dapat meningkatkan nilai-nilai kemandirian masyarakat Desa.
”Total dana tersebut sebesar Rp236 miliar yang ditujukan untuk 223 desa, dan 13 kelurahan, dialokasikan untuk 60 persen untuk kegiatan fisik dan 40 persen untuk kegiatan non fisik. Pencairan dilaksanakan secara bertahap masing-masing 50 persen,” terangnya.
Arah penggunaan alokasi dana desa (ADD) untuk pembangunan ekonomi produktif masyarakat meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri rumah tangga dan perdagangan, yang mana bantuan yang diberikan pemkab Muba tidak dalam bentuk uang melainkan berupa bantuan barang dan peralatan kerja.
Sementara itu Kabag Humas Pemkab Muba, Dicky Meiriando mengatakan saat ini tengah disiapkan peraturan tentang petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis ADD kabupaten Muba tahun 2013 sebagai panduan bagi tim pengelola ADD dari tingkat kabupaten hingga desa dalam pengimplementasiannya.
(rsa)