Polisi sita 2 senjata pemilik hotel mesum
Senin, 04 Februari 2013 - 14:44 WIB
Polisi sita 2 senjata pemilik hotel mesum
A
A
A
Sindonews.com - Hotel Grand Kusuma Agung di RW 13, Jalan Raya Cinere, Parung Bingung, Rangkapan Jaya Baru, Depok, didemo warga dini hari tadi. Demo warga dipicu oleh kecurigaan dijadikannya hotel sebagai tempat mesum.
Sebelumnya, aksi massa ini dilakukan karena penyegelan dan peringatan yang dilakukan oleh Satpol PP, tapi tidak digubris oleh pemilik hotel. Bahkan, hotel yang berdiri sekitar satu tahun itu masih tetap beroperasi meskipun sudah sering didemo oleh warga sekitar dan mendapatkan peringatan.
Kapolres Depok Kombes Pol Achmad Kartiko membenarkan bahwa warga telah menyegel tempat penginapan tersebut. Achmad juga membenarkan telah terjadi penodongan terhadap warga.
"Warga sekira 75 orang mendatangi penginapan tersebut berniat menutup dan menyegelnya, pemilik hotel menjadi emosi karenanya dua orang warga Ahmad Tamami Husen dan Fajarez mendapat todongan pistol dari pemilik penginapan Ki Agung Kusumo," tegasnya kepada wartawan, Senin (4/2/2013).
Achmad menegaskan, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihaknya juga sudah menyita satu pucuk Air Soft Gun dan satu pucuk senapan angin.
"Tidak ada korban jiwa atau luka. Massa membubarkan diri jam 01.30 WIB, kami mengamankan pemilik penginapan dari amuk massa, kami juga menyita senjata milik pemilik hotel. Sebelumnya sudah dilakukan imbauan, teguran bahkan penyegelan dari Pol PP," tukasnya.
Sebelumnya, aksi massa ini dilakukan karena penyegelan dan peringatan yang dilakukan oleh Satpol PP, tapi tidak digubris oleh pemilik hotel. Bahkan, hotel yang berdiri sekitar satu tahun itu masih tetap beroperasi meskipun sudah sering didemo oleh warga sekitar dan mendapatkan peringatan.
Kapolres Depok Kombes Pol Achmad Kartiko membenarkan bahwa warga telah menyegel tempat penginapan tersebut. Achmad juga membenarkan telah terjadi penodongan terhadap warga.
"Warga sekira 75 orang mendatangi penginapan tersebut berniat menutup dan menyegelnya, pemilik hotel menjadi emosi karenanya dua orang warga Ahmad Tamami Husen dan Fajarez mendapat todongan pistol dari pemilik penginapan Ki Agung Kusumo," tegasnya kepada wartawan, Senin (4/2/2013).
Achmad menegaskan, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihaknya juga sudah menyita satu pucuk Air Soft Gun dan satu pucuk senapan angin.
"Tidak ada korban jiwa atau luka. Massa membubarkan diri jam 01.30 WIB, kami mengamankan pemilik penginapan dari amuk massa, kami juga menyita senjata milik pemilik hotel. Sebelumnya sudah dilakukan imbauan, teguran bahkan penyegelan dari Pol PP," tukasnya.
(san)