Rieke pertanyakan mekanisme nyoblos pakai KTP

Senin, 04 Februari 2013 - 10:52 WIB
Rieke pertanyakan mekanisme...
Rieke pertanyakan mekanisme nyoblos pakai KTP
A A A
Sindonews.com - Cagub nomor urut 5 Rieke Diah Pitaloka mempertanyakan sosialisasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) soal pencoblosan dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pencoblosan Pilgub Jabar 24 Februari 2013 dimungkinkan memakai KTP bagi pemilih yang tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Jabar 2013. Namun Rieke menilai aneh kebijakan yang terkesan mendadak.

"Saya juga aneh kenapa begitu mendesak dibuat keputusan bahwa boleh pakai KTP. Tapi dengan KTP ini saya juga minta penjelasan bagaimana mekanismenya?" kata Rieke, Senin (4/2/2013).

Untuk itu, KPU Jabar harus sosialisasi gencar tentang pencoblosan pakai KTP. Terlebih sisa waktu pencoblosan yang tinggal sebentar lagi.

Rieke berjanji akan memperjuangkan pemilih yang belum terdaftar ini supaya tetap bisa memilih menggunakan KTP atau kartu keluarga (KK).

"Kita perjuangkan seperti di DKI bahwa KTP dan KK bisa nyoblos, ini harus disosialisasikan. Kalau tidak keputusan ini justru ada indikasi memperbesar pemilih untuk pihak tertentu," ungkapnya.

Cagub yang berpasangan dengan Cawagub Teten Masduki dan diusung PDI Perjuangan (PDIP) ini menuturkan, banyak anggota PDIP yang hingga kini belum terdaftar.

"Misalnya di Caianjur dari 1.400 yang punya KTA (anggota) PDIP hanya 300 yang terdaftar yang dapat hak suara. Bayangkan berapa persen yang hilang?" sebutnya.

Lanjut Rieke, DPC Cianjur sudah melaporkan ke KPU tetapi hingga DPT keluar mereka tetap tak terdaftar. "Ada ada beberapa daerah lain juga melaporkan," ujarnya.

Rieke menegaskan, sebagai Cagub dirinya mendesak KPU Jabar maupun Pemprov Jabar untuk mensosialisasikan bahwa yang tidak terdaftar DPT bisa memakai KTK atau KK.

"Jangan sampai tidak memilih bukan karena tidak mau memilih tapi karena hambatan secara teknis," ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Masuk Bursa Pilgub Jabar,...
Masuk Bursa Pilgub Jabar, Cellica Memilih Fokus Bekerja
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
36 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved