Pilgub Jateng, Gerindra mau gandeng Demokrat
Sabtu, 02 Februari 2013 - 15:58 WIB
Pilgub Jateng, Gerindra mau gandeng Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng), tampaknya Partai Gerindra bakal meniru gaya koalisi di Jawa Barat yakni dengan menggandeng Partai Demokrat.
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid mengaku, pihaknya kian rajin melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol.
Partai Gerindra sendiri, kata Wachid hanya mempunyai sembilan kursi DPRD Jateng. Praktis, agar dapat mengusung cagub, Gerindra harus berkoalisi dengan parpol lainnya.
"Ada tujuh parpol dan sejumlah nama yang kita jajaki terkait Pilgub Jateng. Dan yang pasti kita akan berpartisipasi dalam Pilgub Jateng kali ini," kata Wachid, di sela-sela kegiatan penyerahan santunan anak yatim, di Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Sabtu (2/2/2013).
Menurut Wachid, salah satu parpol yang dijajaki untuk kepentingan koalisi tersebut, yakni Partai Demokrat. Rencananya, besok Minggu 3 Februari 2013, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Sukawi Sutarip terkait dengan Pilgub.
Berkaca dari perhelatan Pilgub Jawa Barat, kata Wachid pihaknya berencana mengadopsi koalisi antarparpol provinsi tetangga tersebut saat Pilgub Jateng.
Di Jabar, Dede Yusuf-Lex Laksamana diusung oleh koalisi parpol Demokrat, Gerindra, PAN, dan PKB. Menurut Wachid, koalisi serupa juga bisa diterapkan di Jateng. Sebab komposisi kekuatan parpol di Jabar itu hampir sama dengan yang ada di Jateng.
"Tapi pastinya seperti apa sikap Gerindra akan kita umumkan pekan depan. Apakah kita akan mengusung kader internal atau nama dari luar tunggu saja nanti," ujar anggota Komisi IV DPR RI ini.
Terkait nama-nama yang akan diusung saat Pilgub, kata Wachid pihaknya tetap akan menunggu instruksi dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Jika Prabowo menginstruksikan dirinya agar maju Pilgub baik sebagai cagub atau cawagub, Wachid mengaku juga siap.
"Saya sebenarnya ingin konsentrasi membesarkan partai. Tapi kalau diinstruksikan maka akan saya jalankan," sebutnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid mengaku, pihaknya kian rajin melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol.
Partai Gerindra sendiri, kata Wachid hanya mempunyai sembilan kursi DPRD Jateng. Praktis, agar dapat mengusung cagub, Gerindra harus berkoalisi dengan parpol lainnya.
"Ada tujuh parpol dan sejumlah nama yang kita jajaki terkait Pilgub Jateng. Dan yang pasti kita akan berpartisipasi dalam Pilgub Jateng kali ini," kata Wachid, di sela-sela kegiatan penyerahan santunan anak yatim, di Desa Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Sabtu (2/2/2013).
Menurut Wachid, salah satu parpol yang dijajaki untuk kepentingan koalisi tersebut, yakni Partai Demokrat. Rencananya, besok Minggu 3 Februari 2013, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Sukawi Sutarip terkait dengan Pilgub.
Berkaca dari perhelatan Pilgub Jawa Barat, kata Wachid pihaknya berencana mengadopsi koalisi antarparpol provinsi tetangga tersebut saat Pilgub Jateng.
Di Jabar, Dede Yusuf-Lex Laksamana diusung oleh koalisi parpol Demokrat, Gerindra, PAN, dan PKB. Menurut Wachid, koalisi serupa juga bisa diterapkan di Jateng. Sebab komposisi kekuatan parpol di Jabar itu hampir sama dengan yang ada di Jateng.
"Tapi pastinya seperti apa sikap Gerindra akan kita umumkan pekan depan. Apakah kita akan mengusung kader internal atau nama dari luar tunggu saja nanti," ujar anggota Komisi IV DPR RI ini.
Terkait nama-nama yang akan diusung saat Pilgub, kata Wachid pihaknya tetap akan menunggu instruksi dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Jika Prabowo menginstruksikan dirinya agar maju Pilgub baik sebagai cagub atau cawagub, Wachid mengaku juga siap.
"Saya sebenarnya ingin konsentrasi membesarkan partai. Tapi kalau diinstruksikan maka akan saya jalankan," sebutnya.
(ysw)