Awas, Jalintim OKI dipenuhi lubang

Rabu, 30 Januari 2013 - 15:59 WIB
Awas, Jalintim OKI dipenuhi...
Awas, Jalintim OKI dipenuhi lubang
A A A
Sindonews.com - Buruknya kualitas jalan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) dari perbatasan Provinsi Lampung hingga Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel kembali dipenuhi lubang. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya kendaraan bertonase besar melintasi jalan tersebut.

Pantauan SINDO, Rabu (30/1) siang, untuk jalan yang masuk wilayah provinsi Sumsel, kerusakan jalan terjadi di Desa Pematang Panggang dan Surya Adi Kecamatan Mesuji, Desa Dabuk Rejo Kecamatan Lempuing dan beberapa Desa lainnya, kemudian satu titik lagi kerusakan berada di Kecamatan Kayuagung.

Kerusakan jalan memang belum bisa dikatakan parah karena kendaraan masih bisa melintas, tetapi sudah cukup menghambat arus lalulintas. Antrean kendaraan selalu terlihat ketika mendekati titik jalan rusak yang jumlahnya puluhan titik di desa-desa. Berupa lobang menganga dengan kedalaman variasi antara 10 sampai 30 sentimeter.

Menurut Hasan Bagus, warga pematang Panggang, penyebab utama kerusakan dikarenakan kendaraan truk, fuso dan tronton yang bertonase melebihi kapasitas.

”Jalintim tersebut merupakan jalan Klas III yang hanya mampu dilalui kendaraan bertonase maksimal 8 ton. Namun kenyataan di lapangan, sangat banyak kendaraan yang tonasenya mencapai belasan ton,” ujarnya, di OKI, Rabu (30/1/2013).

Kendaraan khususnya yang banyak muatan terpaksa antre untuk melintas di titik kerusakan dan itupun bergerak pelan. Ketika kendaraan dari satu arah melintas jalan rusak, kendaraan dari arah berlawanan harus berhenti dan menunggu giliran melintas.

Andi Wijaya (35) sopir truk yang mengangkut duku dari Tanjung Lubuk OKI tujuan Lampung mengatakan, memang kerusakan jalintim saat ini sangat mengganggu aktivitasnya.

”Yang pasti kami haru antre saat melintasi jalan yang rusak, kemudian waktu perjalanan pasti lebih lama dari biasanya,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUBM OKI Ir H Syamsul Bahri mengatakan, Jalintim merupakan Jalan Negara sehingga menjadi tanggungjawab pemerintah pusat untuk memperbaikinya.

”Kita sudah laporkan hal ini ke kantor wilayah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ( BBPJN) III Sumbagsel,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres OKI I ketut Sarnaya, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung satu bulan terakhir ini, bahkan ada beberapa titik yang sudah ditambal tetapi sudah rusak lagi.
(ysw)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
57 menit yang lalu
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
2 jam yang lalu
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
3 jam yang lalu
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
3 jam yang lalu
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
5 jam yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
12 jam yang lalu
Infografis
Awas Perang Pecah! Korut...
Awas Perang Pecah! Korut Siap Tembakkan Artileri ke Korsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved