Penumpang mabuk aniaya Wakil Kepala Stasiun Lempuyangan

Jum'at, 25 Januari 2013 - 13:49 WIB
Penumpang mabuk aniaya...
Penumpang mabuk aniaya Wakil Kepala Stasiun Lempuyangan
A A A
Sindonews.com – Aksi kekerasan yang menimpa awak kereta api kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini menimpa wakil Kepala Stasiun Lempuyangan, Satpam dan beberapa keamanan kereta. Penganiayaan dilakukan sekelompok penumpang yang tengah mabuk.

Kepala Humas KAI, Daops 6 Yogyakarta Sri Winarto mengaku tidak tahu persis kejadian ini. Namun dari laporan yang ada, memang terjadi kasus kekerasan yang menimpa para awak kereta.

Aksi kekerasan ini terjadi di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta pada Kamis 24 Januari 2013 sekira pukul 21.00 WIB. Kejadian bermula ketika ada laporan dari Stasiun Jebres Solo yang menengarai terjadi keributan di dalam salah satu gerbong pada rangkaian kereta api Gaya Baru.

Kereta yang berangkat dari Stasiun Gubeng Surabaya tujuan akhir Pasar Senen ini, dilaporkan ada beberapa penumpang yang mabuk dan sulit dikendalikan di Solo.

“Karena ada aduan, makanya kita berusaha melihat dan menenangkan agar penumpang nyaman,” jelasnya di Stasiun Lempuyangan, Jumat (25/1/13).

Saat itu wakil Kepala Stasiun Lempuyangan Eko, bersama dengan satpam naik ke dalam kereta yang tengah berhenti. Saat itu didapati ada penumpang yang membuat tempat tidur gantung, menggunakan kain.

Karena tidak mau melepas, pak Eko ini berinisiatif untuk melepas sendiri. Namun justru terjadi keributan yang berujung penganiayaan.

“Pak Eko ini hendak turun, tetapi dikejar hingga terkena pukulan hingga jatuh dan terinjak,” ujarnya.

Bukan hanya itu, beberapa petugas keamanan juga tidak luput terkena amarah penumpang. Karena sulit dikendalikan, kasus ini dilaporkan ke Polsek Danurejan sebelum dilaporkan ke Poltabes.

Petugas polisi yang datang mengamankan satu orang pelaku dan membawa tiga penumpang untuk diperiksa di kantor. Namun ini justru memancing reaksi teman-temannya dan menyandera kereta agar tidak berangkat.

Kasus ini sendiri akhirnya diselesaikan dengan damai dan kereta diberangkatkan.

“Jadwal keberangkatan kereta sampai molor 126 menit,” tuturnya.
(ysw)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
2 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
11 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved