Ratusan botol miras disita polisi

Kamis, 24 Januari 2013 - 18:17 WIB
Ratusan botol miras...
Ratusan botol miras disita polisi
A A A
Sindonews.com - Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadikan semangat tersendiri bagi jajaran Polsek Modung. Guna memerangi maksiat di bulan yang penuh barokah ini, ratusan botol minuman keras (miras) dengan berbagai jenis berhasil disita dan diamankan.

Ratusan botol miras tersebut, diamankan dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. Untuk TKP pertama yakni di rumah AR (45), warga Kampung Pesisir, Desa Patenteng, sedangkan berikutnya diamankan di rumah BS, Kampung Tlagah, Desa Patenteng, Kecamatan Modung.

Dari rumah AR, polisi berhasil mengamankan sebanyak 221 botol miras dan selanjutnya di rumah BS berhasil mengamankan sebanyak 53 botol miras. Adapun jenis miras yang diamankan, terdiri dari jenis topi miring, Binaraci, anggur putih, anggur merah, draftil, V2 dan arak putih.

“Sebagian besar miras tersebut sudah dibuka dan dikemas kembali dalam air mineral ukuran besar,” ujar Kapolsek Modung, Iptu Rivai, di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (24/1/2013).

Rivai menjelaskan, pihaknya hanya mengamankan miras saja yang dijadikan sebagai barang bukti. Sementara untuk pemilik tidak diamankan, karena masuk dalam kategori tindak pidana ringan (tepiring). Cuma, pelakunya tetap menjalani proses hukuk sesuai prosedur yang ada yakni dengan cara wajib lapor.

Soal kenapa ratusan botol miras itu diamankan? Dia berdalih, miras tersebut disita karena sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Bangkalan Nomor 17 Tahun 2003. Isi dari Perda tersebut, menyebutkan untuk jenis miras yang boleh dijual dan diedarkan adalah dengan kandungan alkohol di bawah 5 persen.

“Nah, yang dijual ini alkoholnya melebihi dari 5 persen, sehingga terpaksa kami sita dan diamankan,” tegasnya.

Dia menambahkan, razia terhadap Miras yang dilakukan saat bertepatan dengan perayaaan Maulid Nabi Muhammad ini tidak lain untuk meminimalisir penyakit masyarakat, termasuk juga untuk menurunkan angka kriminalitas yang selama ini dinilai cukup tinggi.

“Kriminal yang terjadi dominan pemicunya adalah faktor miras, sehingga kami tingkatkan terus operasi ini. Tidak hanya bulan Maulid saja,” urainya.
(maf)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
PBNU Apresiasi Jokowi...
PBNU Apresiasi Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras
Resmi, Jokowi Cabut...
Resmi, Jokowi Cabut Aturan Investasi Industri Miras
Pemusnahan Miras dan...
Pemusnahan Miras dan Petasan Jelang Malam Takbiran
Diduga Overdosis Miras,...
Diduga Overdosis Miras, Warga Musirawas Tewas Duduk di Lokalisasi Patok Besi
Pesta Miras Oplosan,...
Pesta Miras Oplosan, 2 Warga Ciledug Tewas
Berita Terkini
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
55 menit yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
11 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
11 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
12 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
12 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved