Banjir dan longsor terjang Kudus

Senin, 14 Januari 2013 - 16:50 WIB
Banjir dan longsor terjang...
Banjir dan longsor terjang Kudus
A A A
Sindonews.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sejak siang tadi mengakibatkan sekira 200 rumah warga terendam air.

Selain itu, peristiwa tersebut juga mengakibatkan pemukiman warga di kawasan pegunungan Muria, tepatnya RT 1 RW VII Desa Rahtawu Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus mengalami longsor. Pemukiman warga yang terendam banjir tersebar di sejumlah desa dan kecamatan yang ada di Kudus tersebut diantaranya adalah Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Desa Bulungkulon, Kecamatan Jekulo, dan Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati.

Ketinggian air yang menggenangi rumah warga bervariasi antara 30-50 cm. Hingga berita ini diturunkan, banjir masih terlihat menggenangi rumah warga.

"Karena intensitas hujan yang mengguyur kawasan Pegunungan Muria Kudus cukup tinggi akhirnya sejumlah sungai tidak mampu menampung air. Akhirnya sungai limpas dan masuk ke pemukiman warga," kata Kasi Kesiagaan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Atok Darmobroto, di Kudus, Senin (14/1/2013).

Beberapa sungai yang meluap seperti sungai Dawe dan sungai Piji. Sejumlah desa yang lokasinya dilewati sungai itupun terkena limpasan air sungai tersebut.

berdasarkan pantauan di lapangan, di Desa Bulungkulon Kecamatan Jekulo misalnya air masuk ke rumah-rumah warga pada dini hari saat mayoritas warganya masih tidur.

Sedangkan di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, air diketahui masuk ke rumah warga secara tiba-tiba sekira pukul 07.00 WIB. Sedang di Desa Tanjungkarang, air justru masuk ke rumah, siang hari saat warga sedang beraktifitas.

”Tak hanya rumah yang terendam, jalan dan sawah warga juga ikut terendam air," jelas seorang warga Desa Mejobo, Sadiyanto.

Meski rumahnya terendam air, namun para warga memutuskan untuk tetap bertahan. Mereka yakin genangan air akan cepat surut seiring mulai redanya hujan yang mengguyur wilayah Kudus.

"Kita khawatir kalau rumah ditinggal nanti yang jaga siapa. Kalau tetap di rumah kan pasti aman," timpal salah seorang warga lainnya Ali.
(rsa)
Berita Terkait
Banjir dan Tanah Longsor...
Banjir dan Tanah Longsor Terjang Kota Bogor
Tim Gabungan Berjibaku...
Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jeneponto
Sukaraja Bogor Diterjang...
Sukaraja Bogor Diterjang Banjir dan Longsor, 4 Orang Luka-luka
Pekerja Asing Jadi Korban...
Pekerja Asing Jadi Korban Banjir dan Tanah Longsor di Nepal
Ratusan Rumah di Jember...
Ratusan Rumah di Jember Terendam Banjir, Warga Mengungsi ke Balai Desa
Korban Banjir dan Tanah...
Korban Banjir dan Tanah Longsor di India Meningkat Tajam
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
45 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved