Kena pukul preman bayaran PT KAI, kepala pengamen bocor

Senin, 14 Januari 2013 - 16:16 WIB
Kena pukul preman bayaran...
Kena pukul preman bayaran PT KAI, kepala pengamen bocor
A A A
Sindonews.com - Bentrokan antara mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), petugas keamanan Stasiun Pondok Cina, Depok, dan preman bayaran PT KAI, tak hanya melukai mahasiswa. Para preman bayaran mengamuk dan memukul kepala bocah pengamen hingga bocor.

Idris, bocah pengamen yang ikut dalam rombongan mahasiswa dan PKL itu, ikut bergabung bersama penumpang kereta ekonomi tujuan Jakarta-Bogor. Saat bentrok terjadi, dia ada dalam barisan mahasiswa dan PKL.

Tidak diketahui jelas bagaimana peristiwa pemukulan terhadapnya itu bisa terjadi. Namun diduga, dia dipukul saat para preman bayaran PT KAI itu mengamuk. Dengan kepala diperban, bocah itu tampak tidak cengeng. Sebaliknya, dia kembali masuk dalam barisan mahasiswa dan ikut berorasi.

Dalam orasinya, pengamen cilik itu menuding PT KAI tidak memiliki sifat kemanusiaan. Karena dengan tega menyewa preman untuk membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa UI yang tengah mendampingi PKL.

Seperti diberitakan sebelumnya, penggusuran PKL di Stasiun Pondok Cina, Depok, berlangsung ricuh. Preman yang disewa petugas PT KAI melakukan pemukulan terhadap mahasiswa UI yang menghalangi penggusuran tanpa izin tersebut.

Aksi pemukulan sendiri dilakukan, saat mahasiswa dan PKL menanyakan surat penggusuran dari PT KAI. Lantaran tak bisa menunjukkan surat yang diminta, preman bayaran PT KAI melakukan serangan dengan memukul salah satu mahasiswa dengan pentungan.

Alhasil, tindakan itu menimbulkan kemarahan hingga bentrokan fisik antar kedua kelompok tak terhindarkan. Bahkan bentrok meluas hingga ke dalam stasiun, di tengah rel kereta api. Massa yang emosi sempat mendesak masuk ke Kantor Kepala Stasiun Pondok Cina dan mendobraknya.

Hingga kini, berdasarkan pengamatan Sindonews di lapangan, tampak ribuan orang sudah berkumpul. Laju kereta api dari Bogor-Jakarta lumpuh. Begitupun sebaliknya, dari Jakarta-Bogor. Kereta api tidak bisa melintas di Stasiun Pondok Cina, karena ada ribuan orang menumpuk.
(san)
Berita Terkait
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Aksi Korban Penggusuran...
Aksi Korban Penggusuran di Bandung
Aksi Unjuk Rasa Tolak...
Aksi Unjuk Rasa Tolak Penggusuran di Balaikota Jakarta
Syahar Bangunkan Rumah...
Syahar Bangunkan Rumah untuk Warga Sidrap yang Digusur
Pemprov DKI Tertibkan...
Pemprov DKI Tertibkan 25 Kios di Tebet Jaksel
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
9 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
9 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
10 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
10 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved