100 PHH diterjunkan bantu PT KAI gusur mahasiswa UI
Senin, 14 Januari 2013 - 14:38 WIB
100 PHH diterjunkan bantu PT KAI gusur mahasiswa UI
A
A
A
Sindonews.com - Bentrokan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stasiun Pondok Cina, Depok, mendapat dukungan penumpang KRL ekonomi tujuan Jakarta-Bogor. Mereka ikut bergabung bersama mahasiswa dan PKL melawan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Banyaknya jumlah massa di stasiun membuat aparat kepolisian waspada dengan provokasi dan terjadinya bentrokan lebih besar hingga menimbulkan korban. Untuk mengatasi hal itu, seratusan Pasukan Huru Hara (PHH) diterjunkan ke lapangan siap menggusur mahasiswa.
Sebelumnya, PT KAI juga mendapatkan bantuan tenaga dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memukul mundur mahasiswa yang mulai tak terkendali. Massa mahasiswa dan PKL sempat mendesak masuk Kantor Kepala Stasiun Pondok Cina dengan menggedor-gedor pintunya.
Lebih jauh, mahasiswa melakukan pemblokiran di jalur kereta. Alhasil kereta tujuan Bogor-Jakarta, dan sebaliknya tidak bisa melintas. Bahkan, penumpang di Stasiun Bogor telah menumpuk lantaran kereta yang mereka tumpangi tidak dapat diberangkatkan.
Hingga kini, berdasarkan pengamatan Sindonews di lapangan, tampak ribuan orang sudah berkumpul. Laju kereta api dari Bogor-Jakarta lumpuh. Begitupun sebaliknya, dari Jakarta-Bogor. Kereta api tidak bisa melintas di Stasiun Pondok Cina, karena ada ribuan orang menumpuk.
Aksi bentrokan bermula ketika pembongkaran tengah dilakukan pegawai PT KAI yang dibantu petugas keamanan. Ketika mahasiswa menghadang pembongkaran dan menanyakan surat pembongkaran, petugas PT KAI yang tak bisa memperlihatkan lalu melakukan pemukulan dengan pentungan. Diduga, pemukulan dilakukan oleh preman bayaran.
Akibatnya bentrokan pecah di pintu masuk alternatif antara kampus UI dengan Stasiun Pondok Cina. Kemudian, bentrokan meluas. Karena mahasiswa tidak terima rekan mereka dipukul, mereka menyerang balik ke stasiun. Sesampainya di sana, mahasiswa kembali terlibat bentrok.
Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI dan BEM UI sempat melakukan aksi menginap di Stasiun UI.
"Iya kita berupaya untuk mengadu ke Komnas HAM dan sebelumnya kita juga menginap untuk membela nasib pedagang," ujar Humas FAM UI, Annisa.
Ratusan kios yang berada di area Peron Stasiun Pondok Cina rencananya akan dilakukan pembongkaran, sebagai lanjutan rencana PT KAI untuk melakukan perbaikan fasilitas dan peningkatan kenyamanan kepada pengunjung dan pengguna jasa angkutan kereta.
Banyaknya jumlah massa di stasiun membuat aparat kepolisian waspada dengan provokasi dan terjadinya bentrokan lebih besar hingga menimbulkan korban. Untuk mengatasi hal itu, seratusan Pasukan Huru Hara (PHH) diterjunkan ke lapangan siap menggusur mahasiswa.
Sebelumnya, PT KAI juga mendapatkan bantuan tenaga dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memukul mundur mahasiswa yang mulai tak terkendali. Massa mahasiswa dan PKL sempat mendesak masuk Kantor Kepala Stasiun Pondok Cina dengan menggedor-gedor pintunya.
Lebih jauh, mahasiswa melakukan pemblokiran di jalur kereta. Alhasil kereta tujuan Bogor-Jakarta, dan sebaliknya tidak bisa melintas. Bahkan, penumpang di Stasiun Bogor telah menumpuk lantaran kereta yang mereka tumpangi tidak dapat diberangkatkan.
Hingga kini, berdasarkan pengamatan Sindonews di lapangan, tampak ribuan orang sudah berkumpul. Laju kereta api dari Bogor-Jakarta lumpuh. Begitupun sebaliknya, dari Jakarta-Bogor. Kereta api tidak bisa melintas di Stasiun Pondok Cina, karena ada ribuan orang menumpuk.
Aksi bentrokan bermula ketika pembongkaran tengah dilakukan pegawai PT KAI yang dibantu petugas keamanan. Ketika mahasiswa menghadang pembongkaran dan menanyakan surat pembongkaran, petugas PT KAI yang tak bisa memperlihatkan lalu melakukan pemukulan dengan pentungan. Diduga, pemukulan dilakukan oleh preman bayaran.
Akibatnya bentrokan pecah di pintu masuk alternatif antara kampus UI dengan Stasiun Pondok Cina. Kemudian, bentrokan meluas. Karena mahasiswa tidak terima rekan mereka dipukul, mereka menyerang balik ke stasiun. Sesampainya di sana, mahasiswa kembali terlibat bentrok.
Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI dan BEM UI sempat melakukan aksi menginap di Stasiun UI.
"Iya kita berupaya untuk mengadu ke Komnas HAM dan sebelumnya kita juga menginap untuk membela nasib pedagang," ujar Humas FAM UI, Annisa.
Ratusan kios yang berada di area Peron Stasiun Pondok Cina rencananya akan dilakukan pembongkaran, sebagai lanjutan rencana PT KAI untuk melakukan perbaikan fasilitas dan peningkatan kenyamanan kepada pengunjung dan pengguna jasa angkutan kereta.
(san)