Penumpang bantu mahasiswa UI & PKL lawan PT KAI
Senin, 14 Januari 2013 - 11:58 WIB
Penumpang bantu mahasiswa UI & PKL lawan PT KAI
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan penumpang kereta api tujuan Jakarta-Bogor yang melintas di Stasiun Pondok Cina, Beji, Depok, ikut turun dan bergabung dengan ratusan mahasiswa dan Pedagang Kaki Lima (PKL) melawan petugas PT Kereta Api Indonesia, petugas keamanan stasiun dan preman bayaran.
Aksi para penumpang itu, kontan menambah tegang suasana di stasiun. Para mahasiswa dan PKL yang telah lama berkumpul dan terlibat bentrok dengan petugas PT KAI, petugas stasiun dan preman bayaran, mendapat kekuatan tambahan.
Hingga kini, berdasarkan pengamatan Sindonews di lapangan, tampak ribuan orang sudah berkumpul. Laju kereta api dari Bogor-Jakarta lumpuh. Begitupun sebaliknya, dari Jakarta-Bogor. Kereta api tidak bisa melintas di Stasiun Pondok Cina, karena ada ribuan orang menumpuk.
Aksi bentrokan bermula ketika pembongkaran tengah dilakukan pegawai PT KAI yang dibantu petugas keamanan. Ketika mahasiswa menghadang pembongkaran dan menanyakan surat pembongkaran, petugas PT KAI yang tak bisa memperlihatkan lalu melakukan pemukulan dengan pentungan. Diduga, pemukulan dilakukan oleh preman bayaran.
Akibatnya bentrokan pecah di pintu masuk alternatif antara kampus UI dengan Stasiun Pondok Cina. Kemudian, bentrokan meluas. Karena mahasiswa tidak terima rekan mereka dipukul, mereka menyerang balik ke stasiun. Sesampainya di sana, mahasiswa kembali terlibat bentrok.
Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI dan BEM UI sempat melakukan aksi menginap di Stasiun UI. "Iya kita berupaya untuk mengadu ke Komnas HAM dan sebelumnya kita juga menginap untuk membela nasib pedagang," ujar Humas FAM UI, Annisa.
Ratusan kios yang berada di area Peron Stasiun Pondok Cina rencananya akan dilakukan pembongkaran, sebagai lanjutan rencana PT KAI untuk melakukan perbaikan fasilitas dan peningkatan kenyamanan kepada pengunjung dan pengguna jasa angkutan kereta.
Aksi para penumpang itu, kontan menambah tegang suasana di stasiun. Para mahasiswa dan PKL yang telah lama berkumpul dan terlibat bentrok dengan petugas PT KAI, petugas stasiun dan preman bayaran, mendapat kekuatan tambahan.
Hingga kini, berdasarkan pengamatan Sindonews di lapangan, tampak ribuan orang sudah berkumpul. Laju kereta api dari Bogor-Jakarta lumpuh. Begitupun sebaliknya, dari Jakarta-Bogor. Kereta api tidak bisa melintas di Stasiun Pondok Cina, karena ada ribuan orang menumpuk.
Aksi bentrokan bermula ketika pembongkaran tengah dilakukan pegawai PT KAI yang dibantu petugas keamanan. Ketika mahasiswa menghadang pembongkaran dan menanyakan surat pembongkaran, petugas PT KAI yang tak bisa memperlihatkan lalu melakukan pemukulan dengan pentungan. Diduga, pemukulan dilakukan oleh preman bayaran.
Akibatnya bentrokan pecah di pintu masuk alternatif antara kampus UI dengan Stasiun Pondok Cina. Kemudian, bentrokan meluas. Karena mahasiswa tidak terima rekan mereka dipukul, mereka menyerang balik ke stasiun. Sesampainya di sana, mahasiswa kembali terlibat bentrok.
Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa (FAM) UI dan BEM UI sempat melakukan aksi menginap di Stasiun UI. "Iya kita berupaya untuk mengadu ke Komnas HAM dan sebelumnya kita juga menginap untuk membela nasib pedagang," ujar Humas FAM UI, Annisa.
Ratusan kios yang berada di area Peron Stasiun Pondok Cina rencananya akan dilakukan pembongkaran, sebagai lanjutan rencana PT KAI untuk melakukan perbaikan fasilitas dan peningkatan kenyamanan kepada pengunjung dan pengguna jasa angkutan kereta.
(san)