Batu akan batasi pembangunan gedung bertingkat

Sabtu, 12 Januari 2013 - 02:00 WIB
Batu akan batasi pembangunan...
Batu akan batasi pembangunan gedung bertingkat
A A A
Sindonews.com - Ketua Panitia Khusus (Pansus) II, pembahasan Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDRTK) DPRD Kota Batu, Simon Purwoali mengusulkan kepada pemerintah agar membatasi pembangunan gedung bertingkat. Maksimal tinggi gedung harus lantai empat.

Pembatasan pembangunan gedung bertingkat itu menurutnya perlu dilakukan agar tidak merusak keindahaan alam Kota Batu dan tidak merusak struktur tanahnya.

"Bulan ini anggota dewan bersama eksekutif sedang membahas Raperda Rencana Detil Tata Ruang Kota (RDTRK). Yang kita usulkan ada beberapa macam. Salah satunya pembatasan pembangunan gedung bertingkat," tegas Simon Purwoali, Jumat 11 Januari 2013.

Hal lain menjadi masukan anggota legeslatif untuk Raperda RDRTK adalah, penetapan kawasan permukiman penduduk, kawasan industri dan penataan saluran drainase.

Menurut Simon, Raperda RDRTK merupakan penjabaran atau turunan dari Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) milik Pemkot Batu yang disusun tahun 2011 lalu.

"Usia Perda RDRTK dan Perda RTRW selama 30 tahun. Jadi mulai saat ini pemerintah harus mampu menata rencana pembangunan wilayahnya. Agar 10-20 tahun akan datang tidak menimbulkan persoalan bagi masyarakat dan pemerintah," tegas Simon.

Lebih lanjut diterangkan, ditahun 2013 ini. Eksekutif dan legeslatif hanya membahas Raperda RDRTK untuk zona Kecamatan Batu dan Junrejo. Untuk zona Kecamatan Bumiaji dibahas tahun depan.

"Kalau berdasar Perda RTRW Kota Batu. Wilayah Kecamatan Junrejo untuk kawasan pertanian, perkantoran, industri dan kawasan pendidikan," jelas politikus dari PDIP ini.

Lantas untuk wilayah Kecamatan Batu, untuk kawasan bisnis, perkantoran, pariwisata, pendidikan dan perniagaan.

"Target kita pekan ketiga bulan ini pembahasan Raperda RDRTK selesai," pungkasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menyatakan, isi Raperda RDRTK tidak beda jauh dengan Perda RTRW. Hanya ada penambahan sedikit disesuaikan dengan visi-misi Wali Kota Batu saat Pilkada lalu.

"Visi-misi kita, kota pariwisata berbasis pertanian. Jadi kawasan pertanian tetap akan kita pertahankan di wilayah Kecamatan Junrejo dan Bumiaji, dan sentra pariwisata di Kecamatan Batu," tandasnya.

Ketika Raperda RDRTK sudah ditetapkan menjadi Perda. Maka program pembangunan Pemkot Batu akan disesuaikan dengan kisi-kisi Perdanya.
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
6 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved