Sertu Risdan nyaris pingsan di persidangan

Rabu, 09 Januari 2013 - 16:50 WIB
Sertu Risdan nyaris...
Sertu Risdan nyaris pingsan di persidangan
A A A
Sindonews.com - Sidang lanjutan kasus dugaan penimbunan 356 ton bahan bakar minyak (BBM) solar di pengadilan militer (Dilmil) 1-04 Palembang mendadak heboh. Pasalnya, terdakwa kasus tersebut Sertu Risdan nyaris pingsan lantaran kondisi fisiknya melemah.

Melihat kondisi dan keluhan Sertu Risdan, akhirnya pimpinan sidang Letkol Sus Reki Irene Lumme menunda persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Suharno dari PT Pumas Lampung.

Selanjutnya dengan pengawalan ketat anggota Dilmil dan Pomdam II Sriwijaya, terdakwa Risdan dengan wajah pucat menggunakan pakaian dinas lengkap plus baret hijaunya dilarikan ke Rumah Sakit AK Gani, Palembang, untuk diberikan pertolongan.

Setelah dirawat dua jam lebih di ruang unit gawat darurat (UGD) RS AK Gani, terdakwa Risdan diperbolehkan pulang ke tahanannya dengan pengawalan ketat anggota Dilmil dan Pomdam II Sriwijaya.

”Ya benar tadi terdakwa Sertu Risdan mengeluh sakit di perisdangan, sehingga pimpinan sidang menunda sidang. Tapi langsung kita bawa ke RS AK Gani. Dari hasil pemeriksaan cuman sakit maah saja, tapi sudah dirawat dokter dan diperbolehkan pulang,”ungkap Kepala Dikmi I-04 Palembang, Kolonel CHK Zulkifli A Moeis saat dicegat wartawan, di parkiran RS AK Gani, Palembang, Rabu (9/1/2013).

Disinggung apakah kondisi terdakwa Sertu Risdan sudah baik, perwira melati tiga ini mengatakan sudah dan besok (hari) ini sidang lanjutan dengan terdakwa Risdan sudah digelar kembali.

”Tidak ada tunda-tunda, terus akan kita gelar sidang ini sampai tuntas,” pungkasnya.

Keluarga Sertu Risdan, Siti Zahara (57) berharap keponakannya itu dapat diberi perawatan intensif dokter RS AK Gani.

”Jujur kami sebenarnya tidak terima dia (Sertu Risdan) langsung dibawa kembali ke sel tahanan dengan kondisi fisiknya yang lemah. Harusnya pihak Kodam atau Pomdam harus ada rasa kemanusian terhadap dia. Kalau nanti tejadi apa-apa sama keponakan saya itu ditahanan, kami akan mengambil langkah selanjutnya,” ungkap Siti saat ditemui.

Siti menambahkan, keponakannya itu mulai mengeluh sering sakit, sesak nafas dan maah sejak ditahan 200 hari yang lalu dalam kasus ini. Bahkan keponakannya itu sering pusing kepala dan muntah-muntah baik di tahanan maupun persidangan.

”Ini akibat ketidakjelasaan proses sidang yang sampai sekarang tak selesai-selesai hampir dua bulan ini. Akibatnya membuat fisik Risdan lemah, kalau mau vonis bersalah keponakan saya vonis saja, kalau tidak terbukti bebaskan saja, jangan lama-lama seperti ini dan bikin orang menjadi sakit parah,” tandasnya.

Sampai detik ini, sambung Siti, keluarga besarnya tidak mengetahui persis penyebab penyakit Sertu Risdan.

”Kami saja dilarang mendekat, saat Risdan diperiksa tadi, apalagi dikasih tahu dokter, sakit apa yang dideritanya. Kalau kami keluarga besar maunya, Sertu Risdan diperiksa dulu secara menyeluruh baik dirongsen atau diopname dulu, biar kami tahu, sakit apa dideritanya apakah benar maah atau sesak nafas, kalau sudah diperiksa menyeluruh, kami akan tahu sakitnya kronis atau tidak,” pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
2 Pemuda Kuras Premium...
2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi
Polisi Ringkus Komplotan...
Polisi Ringkus Komplotan Penyelundup BBM Subsidi di Bali
Kasus 5 Ton BBM Ilegal...
Kasus 5 Ton BBM Ilegal di Selat Singapura, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan 5 Ton Solar Ilegal di Jambi
Selewengkan BBM Bersubsidi,...
Selewengkan BBM Bersubsidi, Pria di Batam Ditangkap Polda Kepri
Selundupkan BBM Bersubsidi...
Selundupkan BBM Bersubsidi dari Talaud, Pria Ini Diamankan Resmob Polres Bitung
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
26 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved