Pemkot Blitar skenariokan jabatan sekretaris KPU

Rabu, 09 Januari 2013 - 10:46 WIB
Pemkot Blitar skenariokan...
Pemkot Blitar skenariokan jabatan sekretaris KPU
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Blitar dinilai mengambangkan posisi Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kosong pasca ditahanya Suparman atas kasus korupsi proyek taman dan lampu lampion rumah dinas Wali Kota Blitar.

Padahal tahapan pemilu, yakni pemilihan gubernur (Pilgub), pemilu legislatif (pileg), dan pemilihan presiden (Pilpres) 2014 harus sudah dipersiapkan sejak saat ini.

“Sepertinya berbelit-berbelit untuk penggantian jabatan ini. Sebab sampai saat ini Pmekot juga belum mengusulkan nama sebagai Plt sekertaris KPU Kota Blitar, “ujar Ketua KPU Kota Blitar Abdul Basid kepada wartawan, di Blitar, Rabu (9/1/2013).

Menurutnya, posisi sekretaris sangat dibutuhkan saat ini, khususnya menangani semua urusan yang bersifat administratif.

Sejak Suparman dijebloskan ke Lapas Klas II B Blitar karena terbukti menyelewengkan dana proyek sebesar Rp180 juta, menurut Basid segala urusan dialihkan ke Kasubag Umum. Sementara yang bersangkutan memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri dengan tupoksinya.

“Tentunya ini merepotkan. Sebab tugas menjadi tumpang tindih dan amburadul,“ jelasnya.

Menurut Basid, secara teknis, Pemkot Blitar bisa langsung mengajukan nama pengganti Suparman sebagai Plt sekertaris KPU. Secara teori, pengganti tersebut bisa dipilihkan dari sekretariatan KPU, yang tentunya mempertimbangkan kepangkatan dan loyalitas. Namun, hingga Suparman mendekam dalam sel tahanan, proses tersebut tidak juga dilakukan.

Dia menuding, ada kesan status quo yang sengaja dilakukan untuk memperlihatkan tenaga dan pikiran Suparman sangat dibutuhkan.

“Sampai hari ini Sekjen KPU Provinsi juga belum memberikan keterangan mengenai masalah ini, “jelasnya.

Sebagai solusi, KPU Kota Blitar berencana mengusulkan sendiri nama pengganti sekretaris ke Pemkot Blitar dan memberi tembusan kepada KPU Propinsi Jawa Timur.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Syaiful Maarif berharap eksekutif segera mengisi kekosongan jabatan sekretariatan. Menurutnya, jika memang dalam proses ini muncul kendala, tentunya, semua dimusyawarahkan bersama.

“Sebab tahapan pemilu itu tidak bisa dikerjakan mendadak. Semua ada tahapan yang perlu dipersiapkan jauh hari,“ ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved