Mayat bayi di perut Jumridah belum diangkat

Kamis, 03 Januari 2013 - 12:47 WIB
Mayat bayi di perut...
Mayat bayi di perut Jumridah belum diangkat
A A A
Sindonews.com - Kendati sudah lima hari berada di Rumah Sakit Umum (RSU) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan, namun Jumridah tidak juga mendapat penanganan medis.

Padahal, dokter sudah memvonis kalau bayi yang dikandung ibu muda ini sudah meninggal. Kini ibu rumah tangga asal Desa Congko, Kecamatan Barebbo ini, Bone hanya bisa pasrah menunggu kedatangan dokter di RSU Tenriawaru.

Hingga hari kelima keberadaan Jumridah di rumah sakit, pihak RSU belum juga memberi penanganan medis. Alasan pihaknya masih menunggu pasien tersebut dapat melahirkan secara normal.

Belum diketahui pasti, penyebab lambannya penanganan medis tersebut, namun pihak rumah sakit membantah jika tidak ada dokter yang menangani karena masih liburan.

Sementara itu, Humas RSU Tenriawaru, Ramly Syam mengakui bahwa salah seorang dokter ahli bedah beberapa hari lalu memang tidak berada di tempat.

"Memang dokter bedah sedang tidak ada namun kami sudah ada dokter pengganti," katanya di RSU Tenriawaru, Kamis (3/1/2013).

Ramly juga menambahkan, bahwa pihaknya tidak pernah menelantarkan pasien. Bahkan pihaknya telah memberikan upaya medis dengan memberikan suntikan induksi pada pasien agar dapat melahirkan normal. Namun hingga kini pasien tersebut belum juga merasakan adanya reaksi.

Pihak rumah sakit pun berjanji, jika hingga sore nanti pasien belum melahirkan normal, maka pihaknya akan melakukan tindakan operasi. Karena sudah lima hari pasien tersebut belum melahirkan, sementara anak yang berada dalam kandungannya diduga telah meninggal.

Ibu pasien, Hj. Juherah mengakui bahwa sudah tiga hari bayi dalam perut anaknya tidak bergerak. Sebelumnya, Jumridah memeriksakan ke bidan desa namun bidan desa memberikan rujukan ke RSU Tenriawaru Bone.

Keluarga berharap pihak rumah sakit secepatnya melakukan tindakan, karena sudah masuk hari kelima, bayi yang dinyatakan telah meninggal tersebut belum juga lahir.
(ysw)
Berita Terkait
Beri Kemudahan Layanan...
Beri Kemudahan Layanan Kesehatan, APL Punya Fasilitas Baru dengan Teknologi Mutakhir
Cegah dan Tekan Risiko...
Cegah dan Tekan Risiko Infeksi Nosokomial yang Menular Lewat Udara di Fasilitas Kesehatan
Pertemuan Ilmiah LAFKI...
Pertemuan Ilmiah LAFKI Sukses di Jakarta, Berlanjut Digelar di Medan
Hadir Sejak 2017, Klinik...
Hadir Sejak 2017, Klinik Asiki Bantu Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak di Asiki, Papua
Infrastruktur Kesehatan...
Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Harus Dibenahi Total
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved