2013, Dishub tambah 14 pengendali kemacetan
Minggu, 30 Desember 2012 - 17:31 WIB
2013, Dishub tambah 14 pengendali kemacetan
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai upaya mengatasi kemacetan di Kota Tangerang, Dinas Perhubungan (Dishub), tahun 2013 akan menambah 14 unit sistem kendali otomatis lalu lintas kendaraan atau Auto Traffic Control System (ATCS), di sejumlah persimpangan jalan protokol yang rawan macet.
ATCS merupakan pengendalian lalu lintas, dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya di sebuah kota. Pengaturan lalu lintas melalui sistem ini memerlukan parameter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.
Sekretaris Dishub Kota Tangerang Fatchulhadi, mengatakan dari 42 program pemasangan ATCS di banyak persimpangan, hingga saat ini sudah terpasang 28 unit ATCS. Sementara pada tahun tahun 2013, Dishub akan mencoba untuk menyelesaikan sisa pemasangan 14 unit lagi.
“ATCS berguna untuk mengurai kemacetan yang terjadi titik rawan kemacetan. Sejumlah titik yang telah dipasang ATCS diantaranya persimpangan Puspem, Tanah Tinggi, Benteng Betawi, Tangerang City, TMP Taruna dan Tanah Gocap. Dengan terselesaikannya seluruh program pemasangan ATCS, diharapkan dapat lebih melancarkan arus lalu lintas," katanya, Minggu (30/12).
ATCS merupakan pengendalian lalu lintas, dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya di sebuah kota. Pengaturan lalu lintas melalui sistem ini memerlukan parameter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.
Sekretaris Dishub Kota Tangerang Fatchulhadi, mengatakan dari 42 program pemasangan ATCS di banyak persimpangan, hingga saat ini sudah terpasang 28 unit ATCS. Sementara pada tahun tahun 2013, Dishub akan mencoba untuk menyelesaikan sisa pemasangan 14 unit lagi.
“ATCS berguna untuk mengurai kemacetan yang terjadi titik rawan kemacetan. Sejumlah titik yang telah dipasang ATCS diantaranya persimpangan Puspem, Tanah Tinggi, Benteng Betawi, Tangerang City, TMP Taruna dan Tanah Gocap. Dengan terselesaikannya seluruh program pemasangan ATCS, diharapkan dapat lebih melancarkan arus lalu lintas," katanya, Minggu (30/12).
(stb)