Belasan PSK terjaring razia di Bogor
Sabtu, 29 Desember 2012 - 10:01 WIB
Belasan PSK terjaring razia di Bogor
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 13 penjaja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di sejumlah titik lokalisasi di wilayah Kabupaten Bogor, terjaring razia petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, Sabtu (29/12/2012) dini hari.
Belasan PSK tersebut terjaring di lokalisasi yang memang sejak dahulu beroperasi dan sering kena razia.
"Mereka berhasil kami jaring di lokalisasi kawasan Limusnunggal, Cileungsi Gang Semen, Megamendung dan Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Satpol PP Kabupaten Bogor Nangrang Supriadi.
Berdasarkan pantauan tim gabungan menyisir razia itu dengan menelusuri jalan sempit, gang, dan warung remang-remang (warem) yang diduga sering dijadikan tempat mangkal PSK dan hidung belang.
Bahkan aparat gabungan juga sempat menggerebek tempat penginapan seperti hotel dan villa yang biasa digunakan prostitusi. Tak hanya itu, petugas juga sempat terlibat kejar-kejaran dengan sejumlah PSK yang tertangkap basah sedang dan akan melayani lelaki hidung belang.
Nangrang menjelaskan operasi ini memang ditujukan untuk menekan angka PSK yang mulai marak, terlebih sebentar lagi akan memasuki tahun baru.
"Selain itu operasi ini juga sebagai program pengentasan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Sebab kami menargetkan pada 2014 ditargetkan tak ada lagi PSK," katanya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, PSK yang terjaring akan didata, karena ada beberapa yang disinyalir sebagai pemain lama. "PSK yang terjaring akan kita data, untuk dicocokan dengan data yang ada, jika ada yang baru maka didata ulang," jelasnya.
Selanjutnya mereka yang terjaring dan terbukti sebagai PSK dikirim ke Panti Rehabilitasi Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk mendapat pembinaan, sehingga mereka tidak lagi turun ke jalan.
Belasan PSK tersebut terjaring di lokalisasi yang memang sejak dahulu beroperasi dan sering kena razia.
"Mereka berhasil kami jaring di lokalisasi kawasan Limusnunggal, Cileungsi Gang Semen, Megamendung dan Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Satpol PP Kabupaten Bogor Nangrang Supriadi.
Berdasarkan pantauan tim gabungan menyisir razia itu dengan menelusuri jalan sempit, gang, dan warung remang-remang (warem) yang diduga sering dijadikan tempat mangkal PSK dan hidung belang.
Bahkan aparat gabungan juga sempat menggerebek tempat penginapan seperti hotel dan villa yang biasa digunakan prostitusi. Tak hanya itu, petugas juga sempat terlibat kejar-kejaran dengan sejumlah PSK yang tertangkap basah sedang dan akan melayani lelaki hidung belang.
Nangrang menjelaskan operasi ini memang ditujukan untuk menekan angka PSK yang mulai marak, terlebih sebentar lagi akan memasuki tahun baru.
"Selain itu operasi ini juga sebagai program pengentasan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Sebab kami menargetkan pada 2014 ditargetkan tak ada lagi PSK," katanya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, PSK yang terjaring akan didata, karena ada beberapa yang disinyalir sebagai pemain lama. "PSK yang terjaring akan kita data, untuk dicocokan dengan data yang ada, jika ada yang baru maka didata ulang," jelasnya.
Selanjutnya mereka yang terjaring dan terbukti sebagai PSK dikirim ke Panti Rehabilitasi Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk mendapat pembinaan, sehingga mereka tidak lagi turun ke jalan.
(mhd)