Ratusan PPK dan PPS terima pembekalan
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:25 WIB
Ratusan PPK dan PPS terima pembekalan
A
A
A
Sindonews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Lahat secara bertahap terus mempersiapkan pesta demokrasi jelang 2013 mendatang. Pasca pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS), keduanya menerima pembekalan dari KPU Lahat.
Dalam pembekalan tersebut, tiga kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Tebat, Kecamatan Pulau Pinang serta Kecamatan Gumay Ulu mendapat kesempatan pertama menerima bimbingan teknis (bimtek) tata cara penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik itu Gubernur, Bupati dan Legislatif.
“Kita bagi menjadi delapan titik. Untuk pertama kita lakukan bagi tiga kecamatan. Seharusnya memang dilakukan di Kecamatan Pulau Pinang. Namun karena ada sedikit kekurangan teknis, makanya kita alihkan di kota,” ujar Anggota KPUD Lahat, Suroto, di Gedung Pertemuan, Jumat (28/12/2012).
Menurutnya, dari sekian banyak anggota PPK dan PPS yang dilantik ini hanya sebagian kecil yang memahami teknis dan tata cara penyelenggaraan pilkada. Meski demikian, hasil rekrutmen yang dilakukan KPUD Lahat secara tidak langsung dianggap mampu untuk melaksanakan Pilkada.
“Kalau mereka sudah lulus berarti bisa menyerapnya. Hanya saja, ada beberapa hal yang benar benar difokuskan agar benar benar paham. Salah satunya tentang administrasi keuangan. Mereka ini nantinya tidak terlepas dari bagian KPU dalam menggunakan uang negara. Bagaimana pelaporan dan pertanggung jawabannya,” tegas dia.
Setelah pembekalan ini, lanjut Suroto, masing masing PPS yang ada di seluruh Kabupaten Lahat diwajibkan merekrut tenaga Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Mereka ini, dibantu PPK juga akan mengolah data data pemilih tersebut selama tiga bulan, sejak Februari, Maret dan April.
“Jadi selama tiga bulan, anggota PPDP ini melakukan pemutakhiran data. Tugas PPS cukup mencari orang yang dianggap mampu melaksanakannya,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPUD Lahat Darsi Elyanto menilai, kemampuan dan wawasan yang dimiliki 105 PPK dan 1.128 PPS ini memang hanya sebagian besar dimiliki anggota anggota tersebut. Bimtek ini diharapkan mampu menjadi pengetahuan mengenai teknis dan tata cara penyelenggaraan Pilkada di Lahat.
"Sejauh ini kita terus berupaya keras. Sosialisasi, persiapan panitia, hingga konsolidasi dengan semua unsur, seperti Pemkab, Panswaslu dan pihak keamanan," pungkasnya.
Dalam pembekalan tersebut, tiga kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Tebat, Kecamatan Pulau Pinang serta Kecamatan Gumay Ulu mendapat kesempatan pertama menerima bimbingan teknis (bimtek) tata cara penyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) baik itu Gubernur, Bupati dan Legislatif.
“Kita bagi menjadi delapan titik. Untuk pertama kita lakukan bagi tiga kecamatan. Seharusnya memang dilakukan di Kecamatan Pulau Pinang. Namun karena ada sedikit kekurangan teknis, makanya kita alihkan di kota,” ujar Anggota KPUD Lahat, Suroto, di Gedung Pertemuan, Jumat (28/12/2012).
Menurutnya, dari sekian banyak anggota PPK dan PPS yang dilantik ini hanya sebagian kecil yang memahami teknis dan tata cara penyelenggaraan pilkada. Meski demikian, hasil rekrutmen yang dilakukan KPUD Lahat secara tidak langsung dianggap mampu untuk melaksanakan Pilkada.
“Kalau mereka sudah lulus berarti bisa menyerapnya. Hanya saja, ada beberapa hal yang benar benar difokuskan agar benar benar paham. Salah satunya tentang administrasi keuangan. Mereka ini nantinya tidak terlepas dari bagian KPU dalam menggunakan uang negara. Bagaimana pelaporan dan pertanggung jawabannya,” tegas dia.
Setelah pembekalan ini, lanjut Suroto, masing masing PPS yang ada di seluruh Kabupaten Lahat diwajibkan merekrut tenaga Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Mereka ini, dibantu PPK juga akan mengolah data data pemilih tersebut selama tiga bulan, sejak Februari, Maret dan April.
“Jadi selama tiga bulan, anggota PPDP ini melakukan pemutakhiran data. Tugas PPS cukup mencari orang yang dianggap mampu melaksanakannya,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua KPUD Lahat Darsi Elyanto menilai, kemampuan dan wawasan yang dimiliki 105 PPK dan 1.128 PPS ini memang hanya sebagian besar dimiliki anggota anggota tersebut. Bimtek ini diharapkan mampu menjadi pengetahuan mengenai teknis dan tata cara penyelenggaraan Pilkada di Lahat.
"Sejauh ini kita terus berupaya keras. Sosialisasi, persiapan panitia, hingga konsolidasi dengan semua unsur, seperti Pemkab, Panswaslu dan pihak keamanan," pungkasnya.
(ysw)