Remisi natal, dua napi bebas.

Remisi natal, dua napi bebas.
A
A
A
Sindonews.com - Pada perayaan natal tahun ini, 86 tahanan yang diusulkan mendapat remisi, dua orang diantaranya dinyatakan bebas.
"Dua orang tahanan mendapat remisi khusus II. Itu artinya mereka langsung bebas," kata Kepala Lapas Pria Dewasa, Suprijadi, Selasa (25/12/2012).
Untuk di Lapas Pria Dewasa selain dua orang napi bebas, ada 67 orang napi PP 28 atau tindak pidana, karena narkoba atau korupsi atau teroris yang juga memperoleh remisi. Sedangkan sisanya 17 napi non PP 28, turut dihadiahi remisi Hari Natal.
"Total keseluruhan ada 86 orang penghuni lapas pria dewasa, yang memperoleh remisi di Natal tahun ini," tegasnya.
Sementara itu, untuk Lapas Anak Pria, ada tujuh anak didik lapas (Andikpas) yang mendapatkan remisi. Enam Andikpas yang terlibat pidana criminal, sementara satu orang lainnya yang terlibat kasus narkoba, masih harus menunggu putusan dari pihak Direktorat Jendral Permasyarakatan.
"Ada tiga anak didik yang mendapatkan pengurangan masa tahanan 15 hari, dan sisanya mendapat pengurangan masa tahanan selama satu bulan," jelas Heri Adim, Kepala Sub Registrasi Lapas Anak Pria.
"Dua orang tahanan mendapat remisi khusus II. Itu artinya mereka langsung bebas," kata Kepala Lapas Pria Dewasa, Suprijadi, Selasa (25/12/2012).
Untuk di Lapas Pria Dewasa selain dua orang napi bebas, ada 67 orang napi PP 28 atau tindak pidana, karena narkoba atau korupsi atau teroris yang juga memperoleh remisi. Sedangkan sisanya 17 napi non PP 28, turut dihadiahi remisi Hari Natal.
"Total keseluruhan ada 86 orang penghuni lapas pria dewasa, yang memperoleh remisi di Natal tahun ini," tegasnya.
Sementara itu, untuk Lapas Anak Pria, ada tujuh anak didik lapas (Andikpas) yang mendapatkan remisi. Enam Andikpas yang terlibat pidana criminal, sementara satu orang lainnya yang terlibat kasus narkoba, masih harus menunggu putusan dari pihak Direktorat Jendral Permasyarakatan.
"Ada tiga anak didik yang mendapatkan pengurangan masa tahanan 15 hari, dan sisanya mendapat pengurangan masa tahanan selama satu bulan," jelas Heri Adim, Kepala Sub Registrasi Lapas Anak Pria.
(stb)