13 rumah tertimbun longsor di Depok
Senin, 24 Desember 2012 - 01:30 WIB
13 rumah tertimbun longsor di Depok
A
A
A
Sindonews.com - Tiga kelurahan di wilayah Depok kembali tertimbun lonsor akibat guyuran hujan sepanjang hari tadi. Tiga kelurahan itu adalah Jatijajar, Tapos dan Depok. Sebelumnya lima rumah rusak di Kompleks Hankam, Cimanggis, Depok, karena terkena longsoran itu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Abdul Haris mengatakan, pihaknya sudah menyebar tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mengecek titik banjir dan longsor. Sedikitnya terdapat 13 rumah terkena longsor.
"Tim kita sebar, sudah lakukan assesment, siapkan bantuan banjir. Untuk bantuan seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/12/2012).
Ketua DPRD Kota Depok Rintisyanto juga meninjau lokasi tersebut. Ia mengatakan ada tiga lokasi longsor, yakni satu turap belakang rumah warga longsor menimpa 3 petak rumah warga.
"Bagian belakangnya hancur dan hampir mengubur suami istri yakni kepala keluarga Bapak Samaludin itu di lokasi RT 001/06," jelas Rintis.
Rintis menambahkan lokasi lainnya yakni turap longsor sepanjang 20 meter menimpa 5 depan petak rumah warga. Kejadian itu juga melukai seorang anak.
"Melukai seorang anak lokasinya di RT 005/06. Satu lagi di RW 13 menimpa belakang bangunan petakang tukang jahit dan menimpa anak kecil juga, semua saya bawa ke rumah sakit dan dapat perawatan," ungkapnya.
Rintis menegaskan rumah warga memang berada di posisi bawah tebingan semua dengan tinggi antara 3 - 5 meter.
"Seharusnya pemkot mengantisipasi thd semua rumah atau bangunan yg ada di bawah tebing, karena saya yakin masih banyak rumah atau bangunan yg posisinya seperti itu. Dari 3 lokasi tersebut dihuni oleh 49 jiwa yg tentu tiap waktu berada pada posisi rawan longsor," tukas Rintis.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Abdul Haris mengatakan, pihaknya sudah menyebar tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mengecek titik banjir dan longsor. Sedikitnya terdapat 13 rumah terkena longsor.
"Tim kita sebar, sudah lakukan assesment, siapkan bantuan banjir. Untuk bantuan seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/12/2012).
Ketua DPRD Kota Depok Rintisyanto juga meninjau lokasi tersebut. Ia mengatakan ada tiga lokasi longsor, yakni satu turap belakang rumah warga longsor menimpa 3 petak rumah warga.
"Bagian belakangnya hancur dan hampir mengubur suami istri yakni kepala keluarga Bapak Samaludin itu di lokasi RT 001/06," jelas Rintis.
Rintis menambahkan lokasi lainnya yakni turap longsor sepanjang 20 meter menimpa 5 depan petak rumah warga. Kejadian itu juga melukai seorang anak.
"Melukai seorang anak lokasinya di RT 005/06. Satu lagi di RW 13 menimpa belakang bangunan petakang tukang jahit dan menimpa anak kecil juga, semua saya bawa ke rumah sakit dan dapat perawatan," ungkapnya.
Rintis menegaskan rumah warga memang berada di posisi bawah tebingan semua dengan tinggi antara 3 - 5 meter.
"Seharusnya pemkot mengantisipasi thd semua rumah atau bangunan yg ada di bawah tebing, karena saya yakin masih banyak rumah atau bangunan yg posisinya seperti itu. Dari 3 lokasi tersebut dihuni oleh 49 jiwa yg tentu tiap waktu berada pada posisi rawan longsor," tukas Rintis.
(lns)