Dinkes Empatlawang bantah penderita HIV/AIDS
Minggu, 23 Desember 2012 - 17:59 WIB
Dinkes Empatlawang bantah penderita HIV/AIDS
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan (Sumsel), membantah jika ada penderita HIV/AIDS di wilayah tersebut berdasarkan data dan laporan dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel beberapa hari lalu.
Kadinkes Empatlawang HM Isa Sigit mengatakan, sejauh ini pihaknya sama sekali belum menemukan ada penderita penyakit tersebut, baik dari Puskesmas, Rumah Sakit, maupun pos pelayanan kesehatan manapun. Bahkan menurutnya, pihaknya sama sekali tidak mendapatkan laporan maupun konfirmasi dari pihak PKBI Sumsel mengenai hal itu.
“Karena belum ada laporan dan konfirmasi, jadi kita membantah hal itu,” tegasnya ketika dihubungi, Minggu (23/12/2012).
Dia mengatakan, pihaknya selama ini terus melakukan pemantauan mengenai penyebaran penyakit tersebut di wilayah Empatlawang. Apalagi menurutnya sepanjang tahun 2010 dan 2011 di kabupaten Empatlawang sama sekali tidak ditemukan angka penderita penyakit mematikan tersebut.
Bahkan sepanjang tahun 2012 ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar penyebaran penyakit tersebut masuk ke wilayah Empatlawang.
“Kalau memang temuan PKBI di wilayah Empatlawang ada penderita, silahkan laporkan kepada kami sehingga kita bisa mengambil tindakan. Namun sejauh ini laporan atau yang berkaitan dengan temuan kasus tersebut di wilayah Empatlawang sama sekali tidak ada,” ujarnya.
Meski demikian menurutnya, pihaknya tetap meminta dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Empatlawang untuk berhati-hati dan waspada dengan penyebaran penyakit tersebut.
Terpisah Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Empatlawang, Dr. Endang Ds melalui Kepala Bidang (Kabid) Informasi Keluarga dan Analisa Program (IKAP) Iis Juairiyah mengatakan sejauh ini pihaknya juga sama sekali belum mendapatkan laporan tersebut.
“Kami kurang memahami dan ada baiknya silahkan tanya ke BNN atau ke Dinkes Empatlawang saja,” tukasnya.
Kadinkes Empatlawang HM Isa Sigit mengatakan, sejauh ini pihaknya sama sekali belum menemukan ada penderita penyakit tersebut, baik dari Puskesmas, Rumah Sakit, maupun pos pelayanan kesehatan manapun. Bahkan menurutnya, pihaknya sama sekali tidak mendapatkan laporan maupun konfirmasi dari pihak PKBI Sumsel mengenai hal itu.
“Karena belum ada laporan dan konfirmasi, jadi kita membantah hal itu,” tegasnya ketika dihubungi, Minggu (23/12/2012).
Dia mengatakan, pihaknya selama ini terus melakukan pemantauan mengenai penyebaran penyakit tersebut di wilayah Empatlawang. Apalagi menurutnya sepanjang tahun 2010 dan 2011 di kabupaten Empatlawang sama sekali tidak ditemukan angka penderita penyakit mematikan tersebut.
Bahkan sepanjang tahun 2012 ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar penyebaran penyakit tersebut masuk ke wilayah Empatlawang.
“Kalau memang temuan PKBI di wilayah Empatlawang ada penderita, silahkan laporkan kepada kami sehingga kita bisa mengambil tindakan. Namun sejauh ini laporan atau yang berkaitan dengan temuan kasus tersebut di wilayah Empatlawang sama sekali tidak ada,” ujarnya.
Meski demikian menurutnya, pihaknya tetap meminta dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Empatlawang untuk berhati-hati dan waspada dengan penyebaran penyakit tersebut.
Terpisah Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Empatlawang, Dr. Endang Ds melalui Kepala Bidang (Kabid) Informasi Keluarga dan Analisa Program (IKAP) Iis Juairiyah mengatakan sejauh ini pihaknya juga sama sekali belum mendapatkan laporan tersebut.
“Kami kurang memahami dan ada baiknya silahkan tanya ke BNN atau ke Dinkes Empatlawang saja,” tukasnya.
(ysw)