Sebelum bunuh diri, Ronal tulis surat wasiat
Sabtu, 22 Desember 2012 - 13:21 WIB
Sebelum bunuh diri, Ronal tulis surat wasiat
A
A
A
Sindonews.com - Ronal Setiawan (16) yang akrab disapa Iwal, siswa kelas XI SMK Kesuma Bangsa Depok nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Namun sebelum ditemukan tewas tergantung, Iwal sempat menuliskan surat wasiat yang ia tujukan kepada ayahnya.
"Dia bikin surat wasiat, tadi udah kita kasih ke polisi," ujar Aceng paman Ronal saat ditemui di rumah duka di Jalan Sempu Raya, Gang Damai RT 03/RT04 Nomor 34, Beji, Depok, Sabtu (22/12/2012).
Dalam suratnya, Iwal meminta maaf kepada ayahnya, jika selama ini semasa hidupnya, ia kerap menyusahkan ayahnya. Dalam surat yang ditulis tangan itu tertulis bagaimana Iwal merasa bersalah kepada sang ayah, karena selama ini sering tidak menuruti nasihat-nasihat ayahnya itu.
Kapolsek Beji AKP Agus Widodo membenarkan keberadaan surat wasiat yang ditinggalkan korban sebelum melakukan aksi gantung diri itu.
"Ya ada sepucuk surat tulisan tangan korban yang berisi permintaan maaf kepada keluarga, karena banyak menyusahkan," ujarnya.
Iwal tewas setelah menggantung dirinya dengan menggunakan kabel listrik. Jenazah Iwal itu ditemukan sekitar pukul 05.30 oleh ibu angkat Iwal, Murnawati.
"Dia bersandar di kusen pintu jadi keluarga tidak curiga," ujar Paman Iwal, Aceng.
Iwal sempat dibawa ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
"Dia bikin surat wasiat, tadi udah kita kasih ke polisi," ujar Aceng paman Ronal saat ditemui di rumah duka di Jalan Sempu Raya, Gang Damai RT 03/RT04 Nomor 34, Beji, Depok, Sabtu (22/12/2012).
Dalam suratnya, Iwal meminta maaf kepada ayahnya, jika selama ini semasa hidupnya, ia kerap menyusahkan ayahnya. Dalam surat yang ditulis tangan itu tertulis bagaimana Iwal merasa bersalah kepada sang ayah, karena selama ini sering tidak menuruti nasihat-nasihat ayahnya itu.
Kapolsek Beji AKP Agus Widodo membenarkan keberadaan surat wasiat yang ditinggalkan korban sebelum melakukan aksi gantung diri itu.
"Ya ada sepucuk surat tulisan tangan korban yang berisi permintaan maaf kepada keluarga, karena banyak menyusahkan," ujarnya.
Iwal tewas setelah menggantung dirinya dengan menggunakan kabel listrik. Jenazah Iwal itu ditemukan sekitar pukul 05.30 oleh ibu angkat Iwal, Murnawati.
"Dia bersandar di kusen pintu jadi keluarga tidak curiga," ujar Paman Iwal, Aceng.
Iwal sempat dibawa ke Rumah Sakit Graha Permata Ibu, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
(mhd)