Pansus temukan pelanggaran Bupati Aceng

Rabu, 19 Desember 2012 - 18:16 WIB
Pansus temukan pelanggaran...
Pansus temukan pelanggaran Bupati Aceng
A A A
Sindonews.com - Pansus penyelidikan dugaan pelanggaran etika dan peraturan perundangan yang dilakukan Bupati Garut Aceng HM Fikri, merekomendasikan DPRD Garut agar segera menindaklanjuti temuannya.

Laporan disampaikan Ketua Pansus Asep Lesmana, dihadapan 48 anggota dewan termasuk pimpinan DPRD Garut Ahmad Bajuri.

"Pansus merekomendasikan kepada DPRD agar segera menindaklanjuti hasil pembahasan dan temuan pansus sesuai mekanisme dan peraturan perundangan yang berlaku," kata Asep, di DPRD Garut, Rabu (19/12/2012).

Lanjutnya, laporan dan rekomendasi pansus diharapkan menjadi bahan pertimbangan, referensi, dan masukan bagi DPRD untuk menghasilkan sikap terkait dugaan pelanggaran etika dan undang-undang yang dilakukan Bupati Aceng yang menikahi Fani Octora (18) hanya dalam tempo empat hari.

Asep juga berharap, laporan pansus menjadi bahan pengambilan keputusan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan orang nomor satu di Kota Dodol itu.

Asep mengungkapkan, beberapa fakta temuan pansus, di antaranya pada 14 Juli 2012 telah dilaksanakan perkawinan Aceng Fikri dengan Fani Octora, tetapi tidak dicatat di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Pernikahan ini juga telah dibenarkan oleh Aceng maupun pihak Fani.

Tindakan ini diduga melanggar pasal 2 ayat 2 UU tahun 1974 tentang perkawinan, perkawinan seharusnya dicatat di KUA.

Aceng yang sudah memiliki istri seharusnya meminta ijin dari istrinya untuk berpoligami. Namun pansus tidak menemukan bukti Aceng telah mendapat ijin dari istrinya untuk berpoligami. Padahal soal ijin poligami ini diatur dalam UU.

Selain itu, Pansus juga sudah berkonsultasi dengan berbagai pihak terkait, di antaranya dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Komisi III DPR RI, Gubernur Jabar, Kementerian Agama (Kemenag), Komnas Anak, P2TP2A, dan lain-lain.

Hasilnya, masing-masing lembaga tersebut mengindikasikan Aceng Fikri diduga telah melakukan pelanggaran etika dan perundangan.

Misalnya Kemenag menilai pernikahan Aceng dinilai telah melanggar UU Nomor 1 Tahun 1974 dan Peraturan Pemerintah sebagai pelaksanan UU tersebut.

"Pernikahan (poligami) harus dicatat di KUA dengan telebih dahuli meminta ijin dari istri dan
perceraian harus dilakukan di pengadilan setelah sebelumnya berupaya melakukan damai," kata Asep.

Bahkan P2TP2A berpendapat, lanjut Asep, nikahnya Aceng dengan Fani ada pelanggaran hukum, yakni UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU tentang perdagangan manusia.

"Pansus juga telah meminta sikap gubernur Jabar yang menyatakan akan mendukung sikap apapun yang diputuskan pansus DPRD Garut," tandasnya.

Sidang yang dimulai pukul 14.00 WIB itu berakhir pukul 15.15 WIB. Selanjutnya, Jumat 21 Desember sidang akan dilanjutkan dengan pandangan delapan fraksi yang ada di DPRD Garut, Jumat 21 Desember 2012.

Sempat terjadi kericuhan ketika sidang akan ditutup. Massa atau warga yang mengawal persidangan melakukan interupsi supaya DPRD menghasilkan keputusan, yakni mencopot Aceng dari jabatannya sebagai Bupati Garut.

Ketua DPRD Garut Ahmad Bajuri berusaha menenangkan perwakilan masyarakat. Dia menjelaskan DPRD memiliki mekanisme yang harus dilalui. Jika mekanisme tersebut dilewati, dia khawatir poses politik ini akan cacat hukum.

Sidang pun ditutup. Ketegangan beralih ke luar gedung DPRD Garut, di mana ribuan massa yang menentang bupati Aceng sudah mengepung gedung dewan. Mereka marah karena sidang tidak langsung menghasilkan keputusan.
(rsa)
Berita Terkait
Bupati Garut Segel Masjid...
Bupati Garut Segel Masjid Ahmadiyah, Aktivis 98 Jabar Bakal Gugat SKB Tiga Menteri
Siswa SMP Cikajang Dibully,...
Siswa SMP Cikajang Dibully, Bupati Garut Instruksikan Disdik Bertindak
Alami Serangan Jantung,...
Alami Serangan Jantung, Bupati Garut Rudy Gunawan Dirujuk ke Bandung
Tekan Kasus TBC, Ini...
Tekan Kasus TBC, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Bupati Garut
Polres Garut Periksa...
Polres Garut Periksa 3 Pedagang untuk Ungkap Kasus Keracunan Sate Jebred
2 ABG Ini Songong, Tengah...
2 ABG Ini Songong, Tengah Malam Bawa Senjata Tajam ke Kosan Dicokok Resmob
Berita Terkini
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
39 menit yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
2 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
2 jam yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
3 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
4 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved