Jokowi: Semua warga miskin Jakarta dapat KJS
Senin, 17 Desember 2012 - 17:36 WIB
Jokowi: Semua warga miskin Jakarta dapat KJS
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pejabat daerah di DKI agar dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait Kartau Jakarta Sehat (KJS).
Kartu Jakarta sehat, kata Jokowi, akan diberikan terlebih dahulu kepada masyarakat yang sedang sakit, dan sangat membutuhkan. Sedangkan untuk masyarakat di luar itu yang belum mendapatkannya, Jokowi memastikan tahun depan semua masyarakat miskin dan kurang mampu akan mendapatkannya.
"Kemudian masalah memberikan penjelasan kepada masyarakat. Seperti KJS dan KJP ini harus benar dan harus betul. Misalnya sekarang masyarakat cepat-cepat pengen punya KJS. Diberikan penjelasan dulu, kalau sekarang hanya untuk yang sakit dulu. Nanti tahun depan juga pasti dapat," kata Jokowi di kantor Walikota Jakarta Barat, Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Dengan begitu, Jokowi menegaskan, agar masyarakat tidak perlu berbondong-bondong pergi ke Puskesmas untuk mendapatkan KJS. Dan pejabat setempat yang ada diperintahkan untuk menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat.
"Jadi tidak perlu berbondong-bondong (ke Puskesmas). Beritahu masyarakat tidak usah berbondong-bondong ke Puskesmas," tukasnya.
Kartu Jakarta sehat, kata Jokowi, akan diberikan terlebih dahulu kepada masyarakat yang sedang sakit, dan sangat membutuhkan. Sedangkan untuk masyarakat di luar itu yang belum mendapatkannya, Jokowi memastikan tahun depan semua masyarakat miskin dan kurang mampu akan mendapatkannya.
"Kemudian masalah memberikan penjelasan kepada masyarakat. Seperti KJS dan KJP ini harus benar dan harus betul. Misalnya sekarang masyarakat cepat-cepat pengen punya KJS. Diberikan penjelasan dulu, kalau sekarang hanya untuk yang sakit dulu. Nanti tahun depan juga pasti dapat," kata Jokowi di kantor Walikota Jakarta Barat, Jakarta Barat, Senin (17/12/2012).
Dengan begitu, Jokowi menegaskan, agar masyarakat tidak perlu berbondong-bondong pergi ke Puskesmas untuk mendapatkan KJS. Dan pejabat setempat yang ada diperintahkan untuk menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat.
"Jadi tidak perlu berbondong-bondong (ke Puskesmas). Beritahu masyarakat tidak usah berbondong-bondong ke Puskesmas," tukasnya.
(san)