Ditegur merokok, petugas Imigrasi pukuli petugas APII

Senin, 17 Desember 2012 - 15:43 WIB
Ditegur merokok, petugas...
Ditegur merokok, petugas Imigrasi pukuli petugas APII
A A A
Sindonews.com - Nahas bagi Dega Rahmat Santika, karyawan PT Angkasa Pura II yang betugas di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Hanya karena menegur oknum petugas Imigrasi yang sedang merokok, dirinya dipukuli empat orang petugas Imigrasi Bandara tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu 16 Desember 2012 kemarin, sekitar pukul 09.10 WIB di Terminal 3. Karyawan yang bertugas di unit AMC (apron movment control) itu, menegur dua orang petugas Imigrasi karena merokok di area kedatangan internasional atau di airside.

Selanjutnya, petugas Imigrasi itu mengajak Dega untuk masuk ke area pemeriksaan paspor. Di sana, Dega meminta pass yang merokok tersebut.

“Saya bilang kepada mereka, saya memiliki tugas. Entah itu penumpang maupun petugas, merokok adalah larangan dan bisa dipidana, karena dilakukan di area yang salah. Lalu mereka tidak terima, saya cek cok adu mulut dengan mereka,” katanya kepada wartawan, di Tangerang, Senin (17/12/2012).

Tak lama berselang, datang teman Dega yang juga karyawan PT Angkasa Pura II bernama Muhidin. Rekan Dega itu lalu mengambil gambar melalui telepon selular, karena melihat adu mulut tersebut.

Kedatangan Muhidin membuat suasana semakin memanas, karena oknum petugas Imigrasi tersebut meminta gambar itu dihapus. “Saya lalu melarangnya, lalu mereka memukul saya dari belakang secara bergantian,” terangnya.

Menurut Dega, pelaku yang pertama kali memukul dirinya adalah petugas Imigrasi bernama Aris. Menyusul kemudian Asikin yang juga memukulnya dari ke arah kepala bagian belakang.

“Dua lainnya, yakni Syaiful dari depan memukul muka. Sedangkan Ferdinand memukul bagian dada. Setelah itu atasan saya datang, dan kami langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Siswo Yuwono membenarkan adanya laporan tersebut. “Ya benar kronologisnya seperti itu. Saat ini kami masih meminta keterangan dari para saksi dan terlapor,” katanya.
(san)
Berita Terkait
Beraninya Aniaya Pasutri...
Beraninya Aniaya Pasutri Lansia, 2 Pemuda Ini Nangis Ditangkap Tim Paniki Rimbas Satu
Tak Terima Ditegur Kecilkan...
Tak Terima Ditegur Kecilkan Volume Ponsel, Pria China Hajar Penumpang Subway
Tersangka KDRT Belum...
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Korban Berharap Mendapat Keadilan
Temui Direktur Keuangan,...
Temui Direktur Keuangan, Wanita Ini Diduga Dipukuli di Apartemen Jakarta Barat
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Ade Armando
Balas Dendam, 2 Pemuda...
Balas Dendam, 2 Pemuda di Magelang Hajar 2 Orang sampai Kepala Bocor
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
8 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
9 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
9 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
9 jam yang lalu
Infografis
Bahaya Merokok setelah...
Bahaya Merokok setelah Makan yang Wajib Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved