Jokowi terima kritikan dari bang Yos
Senin, 17 Desember 2012 - 11:29 WIB
Jokowi terima kritikan dari bang Yos
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menanggapi santai, kertitikan terhadap kebijakan genap-ganjil, yang rencananya akan diberlakukan awal tahun depan. Tidak terkecuali, keritikan yang datang dari mantan Gubernur DKI Sutiyoso.
Kebijakan genap-ganjil sendiri sebelumnya sudah pernah diperhitungkan oleh Gubernur-Gubernur DKI terdahulu. Namun, karena tidak efektif, maka kebijakan itu tidak jadi diterapkan.
"Saya terima koreksi dari siapun,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Jokowi sendiri tidak mempermasalahkan kritikan dari Sutiyoso tersebut. Karena kritikan yang ada akan dijadikan bahan untuk koreksi pihak-pihak terkait kebijakan itu.
"Tidak apa-apa, siapapun bisa memberikan masukan, memberikan koreksi. Itu bagus untuk koreksi kita. Proses memang itu kita lemparkan untuk diberi tanggapan, masukan. Tidak ada masalah," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, mantan Gubenur DKI Jakarta Sutiyoso, mulai membuka suara mengenai kebijakan genap-ganjil yang rencananya akan diterapkan pada tahun 2013 mendatang oleh Gubernur DKI saat ini, Jokowi.
Padahal diakui mantan Gubernur yang akrab disapa bang Yos ini, pembatasan kendaraan dengan sistem genap-ganjil berdasarkan plat nomor kendaraan sangat sulit untuk diterapkan.
Karena untuk orang yang mampu, mereka dapat membeli kendaraan dengan plat nomor yang berbeda untuk menghindari pelanggaran.
Selain itu, akan ada kemungkinan pihak-pihak yang melakukan kecurangan dengan membuat plat nomor ganda.
Kebijakan genap-ganjil sendiri sebelumnya sudah pernah diperhitungkan oleh Gubernur-Gubernur DKI terdahulu. Namun, karena tidak efektif, maka kebijakan itu tidak jadi diterapkan.
"Saya terima koreksi dari siapun,” kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/12/2012).
Jokowi sendiri tidak mempermasalahkan kritikan dari Sutiyoso tersebut. Karena kritikan yang ada akan dijadikan bahan untuk koreksi pihak-pihak terkait kebijakan itu.
"Tidak apa-apa, siapapun bisa memberikan masukan, memberikan koreksi. Itu bagus untuk koreksi kita. Proses memang itu kita lemparkan untuk diberi tanggapan, masukan. Tidak ada masalah," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, mantan Gubenur DKI Jakarta Sutiyoso, mulai membuka suara mengenai kebijakan genap-ganjil yang rencananya akan diterapkan pada tahun 2013 mendatang oleh Gubernur DKI saat ini, Jokowi.
Padahal diakui mantan Gubernur yang akrab disapa bang Yos ini, pembatasan kendaraan dengan sistem genap-ganjil berdasarkan plat nomor kendaraan sangat sulit untuk diterapkan.
Karena untuk orang yang mampu, mereka dapat membeli kendaraan dengan plat nomor yang berbeda untuk menghindari pelanggaran.
Selain itu, akan ada kemungkinan pihak-pihak yang melakukan kecurangan dengan membuat plat nomor ganda.
(stb)