Tindak tegas pelaku bakso oplosan
Senin, 17 Desember 2012 - 08:52 WIB
Tindak tegas pelaku bakso oplosan
A
A
A
Sindonews.com - Adanya penggunaan daging babi yang dioplos atau dicampur sebagai bahan dasar pembuatan bakso, membuat para penggemar dan menyukai makanan berkuah ini, menjadi cemas.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz mengecam keras tindakan tersebut. Menurutnya aparat pemerintah harus mengusut tuntas para pelaku apapun motifnya.
"Tindakan itu tidak bisa dibenarkan, pelaku harus diusut dan ditangkap. Apapun motifnya, apakah karena ada unsur penipuan ataukah upaya menyesatkan umat Islam dengan menghidangkan makanan yang tidak halal," ucap Irgan dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (17/12/2012).
Irgan menjelaskan, pemberian sanksi tegas, akan sangat berguna untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kasus pedagang bakso dengan mengoplos daging babi harus ditindak tegas secara hukum dan mendapat efek jera, agar menjadi pembelajaran dan tidak terulang kembali," tegasnya.
Lebih lanjut dia berharap, agar pemerintah dengan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna menghilangkan kecemasan masyarakat.
"Kami berharap Kementrian Perdagangan, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kepolisian, Kementrian Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah), dan Pemerintah Daerah (Pemda) agar selalu melakukan sidak. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan aman dan nyaman untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, halal, dan berkualitas. Dengan cara ini, tingkat daya beli masyarakat dapat terpelihara dengan baik dan meningkat," pungkasnya.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz mengecam keras tindakan tersebut. Menurutnya aparat pemerintah harus mengusut tuntas para pelaku apapun motifnya.
"Tindakan itu tidak bisa dibenarkan, pelaku harus diusut dan ditangkap. Apapun motifnya, apakah karena ada unsur penipuan ataukah upaya menyesatkan umat Islam dengan menghidangkan makanan yang tidak halal," ucap Irgan dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (17/12/2012).
Irgan menjelaskan, pemberian sanksi tegas, akan sangat berguna untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kasus pedagang bakso dengan mengoplos daging babi harus ditindak tegas secara hukum dan mendapat efek jera, agar menjadi pembelajaran dan tidak terulang kembali," tegasnya.
Lebih lanjut dia berharap, agar pemerintah dengan rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna menghilangkan kecemasan masyarakat.
"Kami berharap Kementrian Perdagangan, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kepolisian, Kementrian Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah), dan Pemerintah Daerah (Pemda) agar selalu melakukan sidak. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan aman dan nyaman untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, halal, dan berkualitas. Dengan cara ini, tingkat daya beli masyarakat dapat terpelihara dengan baik dan meningkat," pungkasnya.
(maf)