Pemkot Depok siapkan 600 lapak pasar tumpah
Minggu, 16 Desember 2012 - 18:51 WIB
Pemkot Depok siapkan 600 lapak pasar tumpah
A
A
A
Sindonews.com - Setelah digusur, Pedagang Kaki Lima (PKL) pasar tumpah di Jalan Juanda diminta untuk segera mengisi 600 lapak gratis, yang disiapkan Pemerintah Kota Depok untuk relokasi.
600 lapak tersebut dipusatkan di Pasar Segar Jalan Tole Iskandar, Depok.
Kepala Dinas Pasar, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Pasar Kota Depok Herman Hidayat mengatakan, sejauh ini sudah ada 102 PKL yang siap meramaikan pasar tumpah di Pasar Segar.
Herman menambahkan Jalan Juanda merupakan jalan pokok utama, yang berstatus jalan nasional, dan tak boleh ada kegiatan transaksi pasar dan mengganggu ke akses tol Cinere-Jagorawi (Cijago).
"Masih ada dua ribu kios kosong dan 600 lapak gratis kami siapkan di Pasar Segar. Lokasi itu, siap jadi pasar tumpah setiap hari Minggu," tegasnya kepada wartawan, Minggu (16/12/2012).
Herman menambahkan, saat ini sedikitnya terdapat dua pasar yang tengah direnovasi, Pasar Musi di Kecamatan Sukmajaya dan Pasar Sukatani di Kecamatan Tapos.
"Musi dan Pasar Sukatani sedang direnovasi. Akan selesai akhir tahun ini. Ada 69 kios di Sukatani dan 96 loss. Untuk turut meramaikan pasar segar, pasar tumpah di hari Minggu, kapasitas 600 lapak," ungkapnya.
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan, upaya penertiban yang dilakukan terhadap PKL di pasar tumpah Juanda, tak semata-mata merugikan pedagang. Tetapi juga memikirkan nasib mereka.
Selama promosi gratis, kios tiga bulan gratis dan loss 6 bulan gratis di pasar segar. Setelah promo selesai, para pedagang hanya diwajibkan membayar biaya sewa Rp400 ribu per bulan.
"Jalan Margonda juga begitu akan kami tertibkan, Rp400 ribu per bulan nantinya kalau sudah selesai promonya, kalau lapak untuk pasar tumpah tidak dipungut bayaran," tegas Nur Mahmudi.
600 lapak tersebut dipusatkan di Pasar Segar Jalan Tole Iskandar, Depok.
Kepala Dinas Pasar, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Pasar Kota Depok Herman Hidayat mengatakan, sejauh ini sudah ada 102 PKL yang siap meramaikan pasar tumpah di Pasar Segar.
Herman menambahkan Jalan Juanda merupakan jalan pokok utama, yang berstatus jalan nasional, dan tak boleh ada kegiatan transaksi pasar dan mengganggu ke akses tol Cinere-Jagorawi (Cijago).
"Masih ada dua ribu kios kosong dan 600 lapak gratis kami siapkan di Pasar Segar. Lokasi itu, siap jadi pasar tumpah setiap hari Minggu," tegasnya kepada wartawan, Minggu (16/12/2012).
Herman menambahkan, saat ini sedikitnya terdapat dua pasar yang tengah direnovasi, Pasar Musi di Kecamatan Sukmajaya dan Pasar Sukatani di Kecamatan Tapos.
"Musi dan Pasar Sukatani sedang direnovasi. Akan selesai akhir tahun ini. Ada 69 kios di Sukatani dan 96 loss. Untuk turut meramaikan pasar segar, pasar tumpah di hari Minggu, kapasitas 600 lapak," ungkapnya.
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menegaskan, upaya penertiban yang dilakukan terhadap PKL di pasar tumpah Juanda, tak semata-mata merugikan pedagang. Tetapi juga memikirkan nasib mereka.
Selama promosi gratis, kios tiga bulan gratis dan loss 6 bulan gratis di pasar segar. Setelah promo selesai, para pedagang hanya diwajibkan membayar biaya sewa Rp400 ribu per bulan.
"Jalan Margonda juga begitu akan kami tertibkan, Rp400 ribu per bulan nantinya kalau sudah selesai promonya, kalau lapak untuk pasar tumpah tidak dipungut bayaran," tegas Nur Mahmudi.
(stb)