Tidak mau kalah, Pemkot Depok bikin survey

Minggu, 16 Desember 2012 - 18:03 WIB
Tidak mau kalah, Pemkot...
Tidak mau kalah, Pemkot Depok bikin survey
A A A
Sindonews.com – Tidak mau kalah dengan dengan hasil survey yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemerintah Kota Depok, melakukan survey terkait pelayanan publik.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail merilis survey yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok. Dengan demikian, survey yang dilakukan Pemkot tersebut, merupakan bantahan indek integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menempatkan Depok paling buncit dalam hal pelayanan publik.

Ia mengaku, survey yang dilakukan oleh Pemkot Depok melibatkan pihak ketiga. Metode survey yang dilakukan, mengambil survey di masyarakat yang disampling oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Hasil survey tersebut. antara tahun 2011-2012, nilai layanan dasar dan layanan perizinan meningkat. Namun, kata dia, survey itu tak bisa dibandingkan dengan survey KPK.

"Layanan dasar nilainya 78,71, artinya baik. Perizinan 83,55, artinya sangat baik," tegasnya kepada wartawan, Minggu (16/12/12).

Nur Mahmudi mengatakan, survey tersebut memang masih menghasilkan berbagai catatan, seperti komunikasi informasi persyaratan, dan biaya yang dikenakan dalam pelayanan publik.

Selain itu, tempat ruang tunggu di tiap kantor kelurahan dan kecamatan yang kurang nyaman, juga masih menjadi kekurangan.

Kendati demikian, Nur Mahmudi berjanji, akan segera memperbaiki kekurangan tersebut. Termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlambat hadir di kantor kelurahan, atau kecamatan.

"Memang tidak bisa dibandingkan apple to apple, antara survey KPK dan versi MenPAN,” ungkap Wali Kota Depok, Minggu (16/12/2012).

Survey yang dinilai oleh pemerintah kota diantaranya, pelayanan dasar kesehatan, KTP, pendidikan, pasar ataupun persampahan. Sedangkan, perizinan meliputi SIUP dan IMB.

Sebelumnya KPK merilis Depok sebagai kota paling buncit se Indonesia dalam hal pelayanan publik, anjlok dari tahun lalu yang juga nomor dua dari buncit sebelum Lampung.
(stb)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
10 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
11 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
12 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
13 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
14 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved