Resah bakso oplosan, pedagang beralih ke telur
Minggu, 16 Desember 2012 - 14:15 WIB
Resah bakso oplosan, pedagang beralih ke telur
A
A
A
Sindonews.com – Lantaran resah dengan maraknya peredaran bakso oplosan, banyak pedagang mie instant yang beralih ke telur.
Seperti Tati (53) Pedagang kaki lima yang biasa menjual mie instant, dengan campuran bakso kini beralih.
Ia mengaku, untuk sementara menghentikan konsumsi bakso. Saat ini dia lebih memperbanyak penggunaan telur.
"Biasanya sehari kalau pakai bakso dua bungkus, telurnya 1 kg. Kalo sekarang telur bisa sampai 2 kg," ujar wanita paruh baya ini pada Sindonews di Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (15/12/2012).
Saat ditanya dari segi penjualan, Tati menjawab, biasa saja. Karena, tidak terlalu berpengaruh.
"Pakai bakso juga untungnya tidak seberapa," tambahnya.
Namun, saat ini dia tetap saja mengeluhkan kenaikan harga telur yang tinggi.
"Biasanya, sekilo itu 16.000. Sekarang 18.000. Mungkin sudah mau natal kali," tukasnya.
Seperti Tati (53) Pedagang kaki lima yang biasa menjual mie instant, dengan campuran bakso kini beralih.
Ia mengaku, untuk sementara menghentikan konsumsi bakso. Saat ini dia lebih memperbanyak penggunaan telur.
"Biasanya sehari kalau pakai bakso dua bungkus, telurnya 1 kg. Kalo sekarang telur bisa sampai 2 kg," ujar wanita paruh baya ini pada Sindonews di Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (15/12/2012).
Saat ditanya dari segi penjualan, Tati menjawab, biasa saja. Karena, tidak terlalu berpengaruh.
"Pakai bakso juga untungnya tidak seberapa," tambahnya.
Namun, saat ini dia tetap saja mengeluhkan kenaikan harga telur yang tinggi.
"Biasanya, sekilo itu 16.000. Sekarang 18.000. Mungkin sudah mau natal kali," tukasnya.
(stb)