Baru sebulan, cor blok kampung Galur rusak

Sabtu, 15 Desember 2012 - 01:06 WIB
Baru sebulan, cor blok...
Baru sebulan, cor blok kampung Galur rusak
A A A
Sindonews.com – DPRD Kulonprogo menyoroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dalam mengawasi proyek cor blok jalan kampung di wilayah Galur. Pengerjaan proyek dinilai asal-asalan, indikasinya jalan kembali rusak padahal proyek baru sebulan selesai.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo, Hamam Cahyadi, menegaskan akan menolak tegas laporan laporan DPU sebelum adanya perbaikan proyek.

"Kami tak akan menerima hasil yang asal-asalan. Kalau mau diperbaiki dulu silakan sebelum tutup tahun,” kata Hamam, Jumat (14/12/2012).

Menurut dia, jika kerusakan tidak diperbaiki karena proses pembangunan terlanjur selesai, maka harus ada kompensasi dari kontraktor. Apalagi, dewan sudah menegur DPU maupun kontraktor saat proses pengerjaan proyek masih berlangsung. Saat itu, dewan meminta proyek dihentikan karena ada indikasi tidak baik.

"Setelah kami beri teguran, DPU dan pemborong berjanji akan profesional. Mereka berjanji akan menyelesaikan proyek sesuai spek dengan campuran yang semestinya. Tapi ternyata, hasilnya jauh dari kata memuaskan. DPU harus mempertanggung jawabkan ini,” jelasnya.

Sri Murdopo, Anggota Komisi III DPRD Kulonprogo menambahkan, DPU memang terkesan tidak profesional mengawasi pelaksanaan proyek cor blok jalan. Dia mengaku mendapat laporan dari masyarakat mengenai hasil pengecoran yang jauh dari sempurna.

"Kami banyak mendapatkan aduan dari masyarakat. Setelah saya kroscek ke lapangan ternyata aduan itu benar. Hasilnya sangat jauh dari kata ideal. Kami akan penggl DPU secepatnya. Kita akan terus pantau semua proyek pembangunan di Kulonprogo," katanya.

DPU sendiri belum bisa dikonfirmasi. Kabid Cipta Karya, Zahram Azurawan ketika hendak dimintai konfirmasi sedang tidak ada di kantor. Dihubungi via telepon pun sulit.

Camat Galur Latnyana juga menuding DPU setengah-setengah menggarap proyek cor blok jalan kampung di wilayahnya. Menurutnya, banyak keluhan dari warga terkait buruknya kualitas cor blok yang digarap rekanan.

“Pemborongnya nakal, pantas saja belum sebulan hasilnya hancur berantakan. Campuran semennya sedikit. Selain itu dalam adonan cor tidak ditambahkan kerikil,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
5 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
5 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
5 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved