Warga Bone geger, semburan gas muncul di halaman
Jum'at, 14 Desember 2012 - 21:23 WIB
Warga Bone geger, semburan gas muncul di halaman
A
A
A
Sindonews.com - Warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan munculnya semburan gas dan kobaran api di kebun milik salah seorang warga. Mereka panik karena api terus meluas, walau warga berusaha memadamkannya.
Warga di Desa Melle, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan munculnya semburan gas dan kobaran api.
Semburan tersebut berada di atas tanah kebun, milik seorang warga bernama Malla, yang berukuran sekira 10 kali 20 meter.
Walau semburan tersebut telah lama diketahui oleh pemilik kebun, namun baru sepekan terakhir diketahui jika semburan tersebut mengandung gas.
Semburan yang berada tidak jauh dari pemukiman warga tersebut membuat warga khawatir. Karena semburan tersebut semakin meluas dan sudah memiliki 15 titik semburan.
Bahkan warga sempat panik karena kobaran api tidak mau padam. meski warga berusaha memadamkannya dengan berbagai cara.
"Kamis udah berupaya memadamkan api yang muncul tapi tidak bisa. Kami cukup khawatir dengan kondisi ini," ujar Syamsul Bahri tokoh masyarakat setempat, Jumat (14/12/2012).
Ia menjelaskan, semakin disiram dengan air maka semakin banyak titik semburan muncul dengan gelembung-gelembung air mendidih, berwarna hitam dan berbau menyengat.
Syamsul berharap agar pemerintah cepat turun tangan mengatasi hal tersebut agar titik semburan tidak semakin melebar.
Warga di Desa Melle, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan munculnya semburan gas dan kobaran api.
Semburan tersebut berada di atas tanah kebun, milik seorang warga bernama Malla, yang berukuran sekira 10 kali 20 meter.
Walau semburan tersebut telah lama diketahui oleh pemilik kebun, namun baru sepekan terakhir diketahui jika semburan tersebut mengandung gas.
Semburan yang berada tidak jauh dari pemukiman warga tersebut membuat warga khawatir. Karena semburan tersebut semakin meluas dan sudah memiliki 15 titik semburan.
Bahkan warga sempat panik karena kobaran api tidak mau padam. meski warga berusaha memadamkannya dengan berbagai cara.
"Kamis udah berupaya memadamkan api yang muncul tapi tidak bisa. Kami cukup khawatir dengan kondisi ini," ujar Syamsul Bahri tokoh masyarakat setempat, Jumat (14/12/2012).
Ia menjelaskan, semakin disiram dengan air maka semakin banyak titik semburan muncul dengan gelembung-gelembung air mendidih, berwarna hitam dan berbau menyengat.
Syamsul berharap agar pemerintah cepat turun tangan mengatasi hal tersebut agar titik semburan tidak semakin melebar.
(ysw)