Wali Kota Depok akui sistem pelayanan buruk

Selasa, 11 Desember 2012 - 19:00 WIB
Wali Kota Depok akui...
Wali Kota Depok akui sistem pelayanan buruk
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan hasil survei integritas sektor publik tahun 2012 dan menyatakan, institusi pemerintah dengan palayanan publik terburuk se-Indonesia adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi menyatakan, pihaknya menyambut baik hasil survei yang dilakukan KPK. Bahkan, dia mengaku beruntung. Karena, dari hasil survei yang dilihat dari 3 tersebut Pemkot Depok mendapatkan skor intergitas layanan publik masih di bawah enam.

“Kami evaluasi juga apa saja yang kita lakukan dalam perbaikan kinerja. Terutama kekurangan personel di tempat pelayanan langsung seperti kelurahan, kecamatan, yang membuat masyarakat belum puas,” katanya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Ditambahkan dia, pihaknya sebenarnya sudah melakukan survei indeks kepuasan masyarakat dengan berdasarkan petunjuk Kemenpan dengan 21 jenis layanan. Untuk itu, dia berharap hasil survei KPK tidak disalahartikan, sebagai petunjuk tingkat korupsi suatu daerah terutama yang terjadi di Pemkot Depok.

"Ini akan menjadi distortif. Kami akan mempelajari terus dan berkonsultasi bahkan mengundang pihak KPK untuk menyamakan persepsi usaha-usaha kami yang selama ini dilakukan secara terus menerus untuk peningkatan integritas," tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengungkapkan, survei dilakukan dalam rangka optimalisasi pencegahan korupsi. Survei itu dilakukan untuk menelusuri akar permasalahan korupsi di sektor pelayanan publik.

Dari 60 daerah yang disurvei, terdapat 16 Pemda yang nilai integritasnya masih di bawah 6 yakni, Pemkot Bekasi, Pemkot Medan, Pemkot Cirebon, Pemkot Jayapura, Pemkot Bima, Pemkot Ternate, Pemkot Palu, Pemkot Kendari, Pemkot Bandung, Pemkot Serang, Pemkot Bengkulu, Pemkot Semarang, Pemkab Jember, Pemkot Metro, Pemkot Bandar Lampung.

“Dan terakhir (yang terendah) itu Pemkot Depok,” ungkap Iswan.
(san)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Usia ke-21 Kota Depok,...
Usia ke-21 Kota Depok, Momentum Refleksi Diri
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
5 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
6 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved