Muat kayu ilegal, 16 truk diamankan
Senin, 10 Desember 2012 - 21:34 WIB
Muat kayu ilegal, 16 truk diamankan
A
A
A
Sindonews.com - Petugas penjaga perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 70 meter kubik kayu ilegal yang dilakukan sejumlah oknum TNI
Anggota Pasukan Pengamanan Perbatasan (PAMTAS) RI-PNG berhasil mencegat iring-iringan truk di Kampung Wembi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua.
Petugas terpaksa menghentikan 16 truk tersebut karena para sopir tersebut membawa muatan mengatasnamakan PAMTAS supaya kayu ilegal tersebut bisa lewat dari Senggi menuju Jayapura untuk dijual kembali.
Diduga, pelaku penyelundupan tersebut adalah oknum TNI.
Humas Polda Papua AKBP I Gede S Jaya membenarkan penangkapan belasan truk yang mengangkut kayu ilegal itu.
"Benar ada upaya penyelundupan kayu yang berhasil digagalkan. Tapi tidak ada anggota polisi yang terlibat dalam kasus tersebut," katanya ketika dihubungi, Senin (10/12/2012).
Mengenai keterlibatan oknum TNI, dibenarkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf. Jansen Simanjuntak.
Melaui pesan BBM-nya, ia membenarkan ada keterlibatan oknum anggota TNI dalam penyelundupan kayu tersebut. Oknum yang terlibat adalah, Kopda S anggota Yonif 751/BS, Serma J anggota Kodim 1701/Jayapura, Lettu P anggota Satuan Tugas (SATGAS) yonif 144.
Barang bukti berupa truk milik oknum anggota TNI tersebut sudah diamankan di POMDAM XVII/Cenderawasi, saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh anggota POM.
Anggota Pasukan Pengamanan Perbatasan (PAMTAS) RI-PNG berhasil mencegat iring-iringan truk di Kampung Wembi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua.
Petugas terpaksa menghentikan 16 truk tersebut karena para sopir tersebut membawa muatan mengatasnamakan PAMTAS supaya kayu ilegal tersebut bisa lewat dari Senggi menuju Jayapura untuk dijual kembali.
Diduga, pelaku penyelundupan tersebut adalah oknum TNI.
Humas Polda Papua AKBP I Gede S Jaya membenarkan penangkapan belasan truk yang mengangkut kayu ilegal itu.
"Benar ada upaya penyelundupan kayu yang berhasil digagalkan. Tapi tidak ada anggota polisi yang terlibat dalam kasus tersebut," katanya ketika dihubungi, Senin (10/12/2012).
Mengenai keterlibatan oknum TNI, dibenarkan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf. Jansen Simanjuntak.
Melaui pesan BBM-nya, ia membenarkan ada keterlibatan oknum anggota TNI dalam penyelundupan kayu tersebut. Oknum yang terlibat adalah, Kopda S anggota Yonif 751/BS, Serma J anggota Kodim 1701/Jayapura, Lettu P anggota Satuan Tugas (SATGAS) yonif 144.
Barang bukti berupa truk milik oknum anggota TNI tersebut sudah diamankan di POMDAM XVII/Cenderawasi, saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh anggota POM.
(ysw)