Pamit panen mangga, ditemukan ngambang di sungai
Senin, 10 Desember 2012 - 17:43 WIB
Pamit panen mangga, ditemukan ngambang di sungai
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pemuda di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas mengambang di sungai dengan luka robek di bagian pelipis kiri. Sebelumnya, pemuda tersebut akan melakukan panen mangga namun menghilang selama empat hari.
Muksin (17) pemuda asal Desa Tompong Patu Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditemukan tewas mengambang di Sungai Lamoncong, Desa Lamoncong, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Sebelumnya, Muksin pamit pada keluarga pergi ke kebun untuk memanen buah mangga miliknya yang terletak di pinggir sungai.
Namun sejak saat itu, korban tidak pernah pulang hingga keluarga korban berupaya melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, keluarga korban hanya menemukan jejak kaki korban, sebilah golok, dan sarung di bawah pohon mangga.
Korban baru ditemukan kemarin sekira pukul 14.30 WITA, oleh seorang pencari kayu bakar yang kebetulan melintas di Sungai Lamoncong atau sekira 15 kilometer dari tempat korban memanen mangga. Jasad korban langsung di bawa ke Puskemas Bontocani.
Humas Polres Bone, Kompol Abdul Muin mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kematian Muksin. Namun kuat dugaan, korban terjatuh ke sungai saat memanjat pohon mangga.
"KOrban memiliki riwayat penyakit epilepsi, kemungkinan saat memanjat pohon penyakitnya kambuh dan tercebur ke sungai," katanya saat ditemui di Mapolres Bone, Senin (10/12/2012).
Muksin (17) pemuda asal Desa Tompong Patu Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditemukan tewas mengambang di Sungai Lamoncong, Desa Lamoncong, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone.
Sebelumnya, Muksin pamit pada keluarga pergi ke kebun untuk memanen buah mangga miliknya yang terletak di pinggir sungai.
Namun sejak saat itu, korban tidak pernah pulang hingga keluarga korban berupaya melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, keluarga korban hanya menemukan jejak kaki korban, sebilah golok, dan sarung di bawah pohon mangga.
Korban baru ditemukan kemarin sekira pukul 14.30 WITA, oleh seorang pencari kayu bakar yang kebetulan melintas di Sungai Lamoncong atau sekira 15 kilometer dari tempat korban memanen mangga. Jasad korban langsung di bawa ke Puskemas Bontocani.
Humas Polres Bone, Kompol Abdul Muin mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kematian Muksin. Namun kuat dugaan, korban terjatuh ke sungai saat memanjat pohon mangga.
"KOrban memiliki riwayat penyakit epilepsi, kemungkinan saat memanjat pohon penyakitnya kambuh dan tercebur ke sungai," katanya saat ditemui di Mapolres Bone, Senin (10/12/2012).
(ysw)