Aceng sedep nikah dan ngahina ka istri

Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:58 WIB
Aceng sedep nikah dan...
Aceng sedep nikah dan ngahina ka istri
A A A
Sindonews.com - Skandal Bupati Garut Aceng HM Fikri membuat kota dodol (Garut) memanas. Pemerintah kabupaten dan DPRD Garut sempat menjadi sasaran gelombang unjuk rasa yang menuntut Bupati Aceng mundur.

Hal inilah yang menjadi kekhawatiran warga Garut, termasuk Yeni (45), warga Bayongbong. Dia merasa resah dengan skandal sang bupati. Yeni khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Garut, misalnya kerusuhan.

"Saya resah, takut ada apa-apa. Ada yang demo setuju dan ada yang tidak," kata Yeni, saat diwawancarai, di Garut, Jumat (7/12/2012).

"Enggak apa-apalah demo, yang penting tetap aman," harap ibu empat anak ini, diamini suaminya, Nandi (45).

Yeni dan Nandi sehari-hari membuka usaha warung kecil-kecilan di sekitar Gedung DPRD Garut. Sehingga ketika terjadi demonstrasi, dia turut menyaksikan. Begitu juga ketika ada massa yang mengaku mendukung Aceng.

"Untung demonya terpisah, kalau tidak aduh gimana jadinya," kasahnya.

Yeni mengaku sudah tidak simpatik lagi kepada Bupati Aceng. Dia ikut sakit hati saat televisi menayangkan Aceng yang melontarkan kalimat merendahkan mantan istrinya Fani yang hanya dinikahi empat hari. Bagi Yeni, ada kalimat Aceng yang menghina kaum perempuan.

Yeni secara tegas mengungkapkan tidak mau dipimpin oleh Bupati Garut yang merendahkan martabat kaum hawa. Untuk itu, Yeni lebih setuju jika Bupati Aceng dilengserkan.

"Gentos wae pemimpin teh kunu amanah, bageur, Nu teu sedep nikah dan ngahina ka istri," kata Yeni, yang dalam bahasa Indonesianya "Ganti saja sama pemimpin yang amanah, benar, dan tidak suka menikah lagi, serta tidak suka menghina perempuan," jelasnya.

Yeni yang baru setahun jualan, menuturkan banyak tetangganya yang merasa tersinggung dengan kata-kata Aceng itu. Saat dirinya pergi ke pasar, kaum ibu memiliki keinginan serupa: ganti Bupati Aceng.

"Soalnya perempuan sudah dianggap barang," katanya.

Dia berharap, jika DPRD menggelar Rapat Paripurna bisa melengserkan Aceng Fikri. Tentu gantinya harus oleh orang yang menyayangi rakyatnya.

"Pemimpin itu yang penting sayang ke masyarakat. Jangan nyakiti perempuan. Apalagi bupati, malu atuh sama masyarakat," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Bupati Garut Segel Masjid...
Bupati Garut Segel Masjid Ahmadiyah, Aktivis 98 Jabar Bakal Gugat SKB Tiga Menteri
Siswa SMP Cikajang Dibully,...
Siswa SMP Cikajang Dibully, Bupati Garut Instruksikan Disdik Bertindak
Alami Serangan Jantung,...
Alami Serangan Jantung, Bupati Garut Rudy Gunawan Dirujuk ke Bandung
Tekan Kasus TBC, Ini...
Tekan Kasus TBC, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Bupati Garut
Polres Garut Periksa...
Polres Garut Periksa 3 Pedagang untuk Ungkap Kasus Keracunan Sate Jebred
2 ABG Ini Songong, Tengah...
2 ABG Ini Songong, Tengah Malam Bawa Senjata Tajam ke Kosan Dicokok Resmob
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
32 menit yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
36 menit yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
1 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
3 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
11 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved