Tahun baru 2013, bus Tranjakarta & kopaja baru
Jum'at, 07 Desember 2012 - 04:04 WIB
Tahun baru 2013, bus Tranjakarta & kopaja baru
A
A
A
Sindonews.com - Tahun baru 2013, Jakarta berbenah. Diantaranya dengan mengganti armada bus angkutan massal yang lama dan tak laik pakai, dengan yang baru dan nyaman ditumpangi.
Penggantian armada bus angkutan massal itu dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang menjadi masalah klasik ibu kota. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
"Bus Transjakarta tahun depan juga nambah. Januari sudah tambah 200 bus, kalau dihitung single. Juni, Juli-nya juga sudah tambah lagi, bus Transjakarta paling tidak 600 (unit). Kan nambah terus," ujar Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Ditambahkan dia, selain bus Transjakarta, bus kota juga akan mengalami peremajaan. Diharapkan, dengan bus Tranjakarta dan bus kota yang baru, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal bertambah.
Dengan begitu, arus kemacetan dapat terurai. "Metromini, kopaja tambah lagi 1000 kan nambah terus. Jadi berbarengan," terangnya.
Tidak hanya itu, untuk memberi contoh kepada warga Jakarta yang lebih gemar menggunakan motor dan mobil pribadi daripada angkutan umum, Jokowi akan akan mengambil langkah dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan, sepeda. Dia juga akan mencoba naik bus kota ke kantor.
"Kan naik sepeda bisa, naik kopaja juga bisa. Kenapa tidak? Atau ada yang mau boncengin," terang mantan Wali Kota Solo itu dengan senyum dan tawanya yang khas.
Penggantian armada bus angkutan massal itu dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang menjadi masalah klasik ibu kota. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
"Bus Transjakarta tahun depan juga nambah. Januari sudah tambah 200 bus, kalau dihitung single. Juni, Juli-nya juga sudah tambah lagi, bus Transjakarta paling tidak 600 (unit). Kan nambah terus," ujar Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Ditambahkan dia, selain bus Transjakarta, bus kota juga akan mengalami peremajaan. Diharapkan, dengan bus Tranjakarta dan bus kota yang baru, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal bertambah.
Dengan begitu, arus kemacetan dapat terurai. "Metromini, kopaja tambah lagi 1000 kan nambah terus. Jadi berbarengan," terangnya.
Tidak hanya itu, untuk memberi contoh kepada warga Jakarta yang lebih gemar menggunakan motor dan mobil pribadi daripada angkutan umum, Jokowi akan akan mengambil langkah dengan menggunakan kendaraan ramah lingkungan, sepeda. Dia juga akan mencoba naik bus kota ke kantor.
"Kan naik sepeda bisa, naik kopaja juga bisa. Kenapa tidak? Atau ada yang mau boncengin," terang mantan Wali Kota Solo itu dengan senyum dan tawanya yang khas.
(san)