Aceng minta maaf kepada FO & warga Garut
Selasa, 04 Desember 2012 - 08:38 WIB
Aceng minta maaf kepada FO & warga Garut
A
A
A
Sindonews.com - Akhirnya Bupati Garut Aceng HM Fikri meminta maaf kepada anak baru gede (ABG) Fani Oktora (FO) 18 tahun mantan istrinya yang hanya dinikahi selama empat hari itu. Walaupun, sebelumnya dia bersih kukuh menyalahkan FO.
"Saya menyatakan kepada keluarga dan mantan istri, pesantren. Saya sampaikan permohonnan maaf sebesar-besarnya. Manusia tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan," kata Aceng, usai menemui Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan Bandung, Senin (3/12/2012) malam.
Begitu juga kepada warga Garut maupun kepada publik luas, Aceng menyampaikan permintaan maafnya. Dia tidak bermaksud melecehkan kehormatan warga Garut.
"Saya menyampaikan permohonan maaf ke warga Garut, apabila terlecehkan. Bahwa saya tidak punya itikad melecehkan, apabila salah padahal menurut saya itu sudah sesuai," ungkapnya.
Dia berharap kejadian ini bisa menjadi bahan pembelajaran di kemudian hari. Disinggung akankah Aceng meminta maaf langsung kepada FO dan keluarga, dia mengaku sudah berusaha menemukan mereka. Namun, tidak berhasil bertemu, karena baik keluarga maupun FO tidak ada di rumah.
"Bagaimana minta maaf sementara keluarga sulit untuk ditemui," ujarnya.
Dia juga sudah dua kali mengutus perwakilannya untuk mengklarifikasi kepada keluarga FO, sambil memberikan uang penghibur. Namun, hanya bisa menemui perwakilan keluarga FO.
Aceng juga meminta supaya masalah ini tidak terus dibesar-besarkan, sehingga melupakan masalah lain yang menyangkut pembangunan Garut.
"Saya punya banyak program. Ini butuh konsentrasi. Apabila diganggu dengan hal ini akan merugikan masyarakat Garut," alasannya.
"Saya menyatakan kepada keluarga dan mantan istri, pesantren. Saya sampaikan permohonnan maaf sebesar-besarnya. Manusia tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan," kata Aceng, usai menemui Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan Bandung, Senin (3/12/2012) malam.
Begitu juga kepada warga Garut maupun kepada publik luas, Aceng menyampaikan permintaan maafnya. Dia tidak bermaksud melecehkan kehormatan warga Garut.
"Saya menyampaikan permohonan maaf ke warga Garut, apabila terlecehkan. Bahwa saya tidak punya itikad melecehkan, apabila salah padahal menurut saya itu sudah sesuai," ungkapnya.
Dia berharap kejadian ini bisa menjadi bahan pembelajaran di kemudian hari. Disinggung akankah Aceng meminta maaf langsung kepada FO dan keluarga, dia mengaku sudah berusaha menemukan mereka. Namun, tidak berhasil bertemu, karena baik keluarga maupun FO tidak ada di rumah.
"Bagaimana minta maaf sementara keluarga sulit untuk ditemui," ujarnya.
Dia juga sudah dua kali mengutus perwakilannya untuk mengklarifikasi kepada keluarga FO, sambil memberikan uang penghibur. Namun, hanya bisa menemui perwakilan keluarga FO.
Aceng juga meminta supaya masalah ini tidak terus dibesar-besarkan, sehingga melupakan masalah lain yang menyangkut pembangunan Garut.
"Saya punya banyak program. Ini butuh konsentrasi. Apabila diganggu dengan hal ini akan merugikan masyarakat Garut," alasannya.
(mhd)