TNI sita ratusan amunisi milik OPM
Jum'at, 30 November 2012 - 21:59 WIB
TNI sita ratusan amunisi milik OPM
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM), aparat TNI mengamankan 180 butir amunisi milik Tentara Pembebasan Nasional (TPN) OPM di Nabire, Papua. Sayangnya, TNI gagal meringkus pelaku yang kabur ke dalam hutan.
Dalam razia yang dilakukan jajaran personel TNI dari Koramil 18 Distrik Siriwo dan Satgas Penebalan Batalyon Infanteri 753 Arvita berhasil mengamankan peluru M16 serta tiga unit motor milik sekelompok warga yang diduga anggota TPN OPM.
Selain itu, aparat juga menyita dua buah magazin senjata api SS 1, satu buah telepon seluler, serta sebuah topi bertuliskan Rico A Dalmas Polres Painai dan sejumlah uang ratusan ribu rupiah.
Barang-barang tersebut diamankan, saat petugas menggelar razia di jalan kilometer 100 Distrik Siriwo, semalam.
Penyitaan barang–barang tersebut berawal saat adanya empat orang yang sedang melakukan perjalanan dari Nabire menuju Enarotali. Saat singgah dan makan di salah satu warung di kilometer 100, keempat orang itu kepergok anggota TNI yang tengah melakukan razia.
Saat di hadang, empat orang tersebut berupaya melarikan diri hingga terjadi aksi kejar-kejar dengan TNI.
Saat dikejar petugas, tas gendong milik pelaku terjatuh. Ketika digeledah ternyata tas tersebut berisi 180 butir amunisi, uang, serta empat lembar dokumen TPN OPM.
Untuk proses lebih lanjut, saat ini barang bukti itu diamankan di Makodim 1705 Paniai Nabire.
Dalam razia yang dilakukan jajaran personel TNI dari Koramil 18 Distrik Siriwo dan Satgas Penebalan Batalyon Infanteri 753 Arvita berhasil mengamankan peluru M16 serta tiga unit motor milik sekelompok warga yang diduga anggota TPN OPM.
Selain itu, aparat juga menyita dua buah magazin senjata api SS 1, satu buah telepon seluler, serta sebuah topi bertuliskan Rico A Dalmas Polres Painai dan sejumlah uang ratusan ribu rupiah.
Barang-barang tersebut diamankan, saat petugas menggelar razia di jalan kilometer 100 Distrik Siriwo, semalam.
Penyitaan barang–barang tersebut berawal saat adanya empat orang yang sedang melakukan perjalanan dari Nabire menuju Enarotali. Saat singgah dan makan di salah satu warung di kilometer 100, keempat orang itu kepergok anggota TNI yang tengah melakukan razia.
Saat di hadang, empat orang tersebut berupaya melarikan diri hingga terjadi aksi kejar-kejar dengan TNI.
Saat dikejar petugas, tas gendong milik pelaku terjatuh. Ketika digeledah ternyata tas tersebut berisi 180 butir amunisi, uang, serta empat lembar dokumen TPN OPM.
Untuk proses lebih lanjut, saat ini barang bukti itu diamankan di Makodim 1705 Paniai Nabire.
(ysw)