Garap lahan sengketa, Buldoser dibakar warga
Jum'at, 30 November 2012 - 17:03 WIB
Garap lahan sengketa, Buldoser dibakar warga
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah alat berat yang sedang bekerja di lahan milik PT Gloris di Kampung Harapan Swadaya, Bengkong, Batam dibakar warga.
Penyebab aksi pembakaran ini diduga terkait masalah sengketa lahan yang belum tuntas antara warga dengan pemilik lahan.
Api yang membakar alat berat pengeruk tanah milik PT Gloris ini diduga dilakukan warga yang marah. Tak jauh dari lokasi terbakarnya alat berat tersebut, terlihat puluhan warga berkurumun dan dijaga ketat aparat kepolisian dari Mapolresta Barelang.
Menurut warga sekitar Badarudin, aksi warga ini berlangsung secara spontan. Warga yang melihat ada alat berat di lahan yang disengketakan tersebut langsung menyiramkan bensin dan membakarnya.
"Untung operatornya cepat menyelamatkan diri sehingga luput dari amukan warga," katanya di Kampung Harapan Swadaya, Bengkong, Jumat (30/11/2012).
Ia menduga, pembakaran alat berat ini terkait kasus lahan yang masih dalam tahap pembicaraan ganti rugi namun belum ada kesepakatan antara warga dan pihak perusahaan.
Sementara itu, Kapolsek Bengkong AKP Adi Suseno mengatakan, masih menyelidiki aksi pembakaran tersebut. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas memanggil mobil pemadam kebakaran.
"Kami belum mengetahui kerugiannya, sejauh ini belum ada yang ditahan. Kami masih melakukan penyelidikan," katanya.
Penyebab aksi pembakaran ini diduga terkait masalah sengketa lahan yang belum tuntas antara warga dengan pemilik lahan.
Api yang membakar alat berat pengeruk tanah milik PT Gloris ini diduga dilakukan warga yang marah. Tak jauh dari lokasi terbakarnya alat berat tersebut, terlihat puluhan warga berkurumun dan dijaga ketat aparat kepolisian dari Mapolresta Barelang.
Menurut warga sekitar Badarudin, aksi warga ini berlangsung secara spontan. Warga yang melihat ada alat berat di lahan yang disengketakan tersebut langsung menyiramkan bensin dan membakarnya.
"Untung operatornya cepat menyelamatkan diri sehingga luput dari amukan warga," katanya di Kampung Harapan Swadaya, Bengkong, Jumat (30/11/2012).
Ia menduga, pembakaran alat berat ini terkait kasus lahan yang masih dalam tahap pembicaraan ganti rugi namun belum ada kesepakatan antara warga dan pihak perusahaan.
Sementara itu, Kapolsek Bengkong AKP Adi Suseno mengatakan, masih menyelidiki aksi pembakaran tersebut. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas memanggil mobil pemadam kebakaran.
"Kami belum mengetahui kerugiannya, sejauh ini belum ada yang ditahan. Kami masih melakukan penyelidikan," katanya.
(ysw)