Tata ruang pelayanan DKI amburadul
Jum'at, 30 November 2012 - 13:41 WIB
Tata ruang pelayanan DKI amburadul
A
A
A
Sindonews.com – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui tata ruang pelayanan di Kecamatan Setiabudi masih jauh dari yang diharapkan. Namun yang terpenting yakni cara pelayanan yang ada harus diubah, sehingga bisa melayani masyarakat lebih maksimal.
"Tata ruang pelayanan masih jauh dari baik. Itu akan butuh waktu dan anggaran,” kata Joko Widodo di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Kendati masih menggunakan sistem manual, terpenting adalah cara pelayanannya yang memang harus diubah.
“Yang paling sulit adalah cara pelayanan yang harus diubah. Artinya, pegawai kecamatan dan kelurahan ramah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi saya optimis akan selesai nanti," ujar Jokowi.
Ia mengaku, jika tata ruang sudah dibenahi dengan didukung sistem IT, maka pelayanan akan maksimal dan cepat.
“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan, tidak perlu tulis tangan apalagi menggunakan mesik tik. Masyarakat datang, hanya menyebutkan nama. Misalkan, namanya Agus, ketik, enter, langsung berikan," tukas Jokowi.
"Tata ruang pelayanan masih jauh dari baik. Itu akan butuh waktu dan anggaran,” kata Joko Widodo di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (30/11/2012).
Kendati masih menggunakan sistem manual, terpenting adalah cara pelayanannya yang memang harus diubah.
“Yang paling sulit adalah cara pelayanan yang harus diubah. Artinya, pegawai kecamatan dan kelurahan ramah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tapi saya optimis akan selesai nanti," ujar Jokowi.
Ia mengaku, jika tata ruang sudah dibenahi dengan didukung sistem IT, maka pelayanan akan maksimal dan cepat.
“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan, tidak perlu tulis tangan apalagi menggunakan mesik tik. Masyarakat datang, hanya menyebutkan nama. Misalkan, namanya Agus, ketik, enter, langsung berikan," tukas Jokowi.
(stb)