Ratusan petani protes penyerobotan lahan
Jum'at, 30 November 2012 - 10:22 WIB
Ratusan petani protes penyerobotan lahan
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan petani Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi demonstrasi memprotes penyerobotan lahan mereka oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SJA Astra Agro. Dalam aksi demonstrasi itu dua orang warga nyaris jadi korban amukan warga.
Keributan terjadi dalam aksi demonstrasi yang digelar sekitar tiga ratusan petani, yang datang dari sembilan desa di Kecamatan Pamona Timur, Jumat (30/11/2012). Aksi demonstrasi yang digelar di kantor Kecamatan Pamona Timur memprotes sikap perusahaan yang dinilai telah menyerobot lahan kebun dan sawah mereka untuk kepentingan pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh perusahaan PT SJA Astro Agro.
Keributan di picu kehadiran sejumlah orang yang dinilai membela perusahaan. Beruntung, personel dari Tentara Nasional Indonesia dan Polri berhasil mengamankan dua orang yang dinilai membela perusahaan ketempat yang aman sehingga terhindar dari kemarahan massa.
Massa kemudian melanjutkan aksi mereka ke lokasi kantor perusahaan PT SJA Astra Agro di Desa Matialemba, Kecamatan Pamona Timur. Di lokasi perusahaan yang baru mulai beroperasi pada Januari 2012 itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya agar perusahaan menghentikan pembongkaran lahan serta kebun masyarakat sekaligus mengembalikan hak atas tanah yang sudah dikuasai oleh perusahaan.
Pimpinan proyek PT SJA Astra Agro, I Ketut membantah pihaknya telah melakukan penyerobotan dan pembongkaran lahan milik masyarakat. Pengelolaan lahan dilakukan berdasarkan penunjukkan lahan oleh pemerintah sesuai izin hgu yang diterbitkan.
Diakhir aksi tersebut, warga bersikeras agar perusahaan yang menguasai 8.500 hektare itu untuk menghentikan kegiatan mereka lalu meninggalkan lokasi kantor perusahaan itu. Pihak perusahaan yang tidak ingin terjadinya permasahalan menyatakan akan menghentikan seluruh kegiatan mereka sampai ada penyelesaian khususnya oleh pemerintah daerah Kabupaten Poso, Sulteng.
Keributan terjadi dalam aksi demonstrasi yang digelar sekitar tiga ratusan petani, yang datang dari sembilan desa di Kecamatan Pamona Timur, Jumat (30/11/2012). Aksi demonstrasi yang digelar di kantor Kecamatan Pamona Timur memprotes sikap perusahaan yang dinilai telah menyerobot lahan kebun dan sawah mereka untuk kepentingan pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh perusahaan PT SJA Astro Agro.
Keributan di picu kehadiran sejumlah orang yang dinilai membela perusahaan. Beruntung, personel dari Tentara Nasional Indonesia dan Polri berhasil mengamankan dua orang yang dinilai membela perusahaan ketempat yang aman sehingga terhindar dari kemarahan massa.
Massa kemudian melanjutkan aksi mereka ke lokasi kantor perusahaan PT SJA Astra Agro di Desa Matialemba, Kecamatan Pamona Timur. Di lokasi perusahaan yang baru mulai beroperasi pada Januari 2012 itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya agar perusahaan menghentikan pembongkaran lahan serta kebun masyarakat sekaligus mengembalikan hak atas tanah yang sudah dikuasai oleh perusahaan.
Pimpinan proyek PT SJA Astra Agro, I Ketut membantah pihaknya telah melakukan penyerobotan dan pembongkaran lahan milik masyarakat. Pengelolaan lahan dilakukan berdasarkan penunjukkan lahan oleh pemerintah sesuai izin hgu yang diterbitkan.
Diakhir aksi tersebut, warga bersikeras agar perusahaan yang menguasai 8.500 hektare itu untuk menghentikan kegiatan mereka lalu meninggalkan lokasi kantor perusahaan itu. Pihak perusahaan yang tidak ingin terjadinya permasahalan menyatakan akan menghentikan seluruh kegiatan mereka sampai ada penyelesaian khususnya oleh pemerintah daerah Kabupaten Poso, Sulteng.
(azh)