Lahan diserobot, petani sawit protes
Kamis, 29 November 2012 - 23:08 WIB
Lahan diserobot, petani sawit protes
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan petani sawit dari sembilan desa di Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah memprotes tindakan perusahaan perkebunan yang dianggap menyerobot lahan mereka.
Dalam aksi tersebut, sejumlah petani sempat mengamuk dengan kedatangan dua warga yang dinilai membela kepentingan perusahaan. Beruntung dua warga tersebut berhasil diamankan aparat kepolisiaan sebelum menjadi sasaran amuk petani.
Demonstrasi memprotes penyerobotan lahan mereka oleh perusahaan perkebunan kelapa Sawit PT SJA Astra Agro sempat memanas ketika dua warga menghalangi aksi mereka. Tak terima, petani sawit yang melakukan demo di kantor Kecamatan Pamona Timur ini langsung mengejar dua orang tersebut.
Personel TNI-Polri yang bersiaga segera mengamankan kedua orang itu ketempat yang aman untuk menghindarkan mereka menjadi sasaran kemarahan massa. Peristiwa ini juga sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas trans Sulawesi.
Massa kemudian melanjutkan aksi mereka ke lokasi kantor Perusahaan PT SJA Astra Agro di desa Matialemba kecamatan Pamona Timur. Di lokasi perusahaan yang baru mulai beroperasi pada Januari 2012 itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya agar perusahaan menghentikan pembongkaran lahan serta kebun masyarakat sekaligus mengembalikan hak atas tanah yang sudah dikuasai oleh perusahaan.
Pimpinan Proyek PT SJA Astra Agro, I Ketut membantah pihaknya telah melakukan penyerobotan dan pembongkaran lahan milik masyarakat. Pengelolaan lahan dilakukan berdasarkan penunjukkan lahan oleh pemerintah sesuai izin HGU yang diterbitkan.
Diakhir aksi tersebut, warga berkeras agar perusahaan yang menguasai 8.500 hektar itu untuk menghentikan kegiatan mereka lalu meninggalkan lokasi kantor perusahaan itu.
Pihak Perusahaan yang tidak ingin terjadinya permasalahan menyatakan akan menghentikan seluruh kegiatan mereka sampai ada penyelesaian khususnya oleh pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Dalam aksi tersebut, sejumlah petani sempat mengamuk dengan kedatangan dua warga yang dinilai membela kepentingan perusahaan. Beruntung dua warga tersebut berhasil diamankan aparat kepolisiaan sebelum menjadi sasaran amuk petani.
Demonstrasi memprotes penyerobotan lahan mereka oleh perusahaan perkebunan kelapa Sawit PT SJA Astra Agro sempat memanas ketika dua warga menghalangi aksi mereka. Tak terima, petani sawit yang melakukan demo di kantor Kecamatan Pamona Timur ini langsung mengejar dua orang tersebut.
Personel TNI-Polri yang bersiaga segera mengamankan kedua orang itu ketempat yang aman untuk menghindarkan mereka menjadi sasaran kemarahan massa. Peristiwa ini juga sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas trans Sulawesi.
Massa kemudian melanjutkan aksi mereka ke lokasi kantor Perusahaan PT SJA Astra Agro di desa Matialemba kecamatan Pamona Timur. Di lokasi perusahaan yang baru mulai beroperasi pada Januari 2012 itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya agar perusahaan menghentikan pembongkaran lahan serta kebun masyarakat sekaligus mengembalikan hak atas tanah yang sudah dikuasai oleh perusahaan.
Pimpinan Proyek PT SJA Astra Agro, I Ketut membantah pihaknya telah melakukan penyerobotan dan pembongkaran lahan milik masyarakat. Pengelolaan lahan dilakukan berdasarkan penunjukkan lahan oleh pemerintah sesuai izin HGU yang diterbitkan.
Diakhir aksi tersebut, warga berkeras agar perusahaan yang menguasai 8.500 hektar itu untuk menghentikan kegiatan mereka lalu meninggalkan lokasi kantor perusahaan itu.
Pihak Perusahaan yang tidak ingin terjadinya permasalahan menyatakan akan menghentikan seluruh kegiatan mereka sampai ada penyelesaian khususnya oleh pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
(ysw)