Sengketa batas desa, warga blokir jalan

Kamis, 29 November 2012 - 19:20 WIB
Sengketa batas desa,...
Sengketa batas desa, warga blokir jalan
A A A
Sindonews.com – Ratusan warga Desa Bangke Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, melakukan pemblokiran jalan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Indikat. Pemblokiran ini dilakukan atas dasar tidak jelasnya batas batas kedua wilayah.

Dalam aksi yang digelar, Kamis (29/11/2012), warga melakukan orasi dengan berkeliling Desa Bangke hingga ke perbatasan Desa Singapure meminta Bupati Lahat untuk menyelesaikan sengketa perbatasan wilayah desa tersebut.

Tak hanya itu, warga langsung memblokir jalan menuju lokasi PLTM dengan menggunakan palang terbuat dari bambu, ranting kayu dan pohon pisang yang sudah digantungi poster bertuliskan tuntutan untuk pemerintah dan minta pihak PT MG menghentikan aktifitas pembangunannya sebelum ada penyelesaian batas wilayah Bangke dengan Singapure.

Menurut Kepala Desa Bangke, Pitra Jaya mengatakan, ada beberapa persoalan yang membuat warga menolak aktivitas pembangunan PLTM di kawasan Sungai Indikat yang dilakukan perusahaan. Mulai dari tidak pernah meminta izin pemerintah desa, termasuk melibatkan warga setempat dengan alasan lokasi lahan merupakan Desa Singapure.

"Kami minta kejelasan status batas wilayah antara Desa Bangke dan Singapure, karena berdasarkan data sementara jumlah lahan yang sudah dibeli perusahaan pengembang tersebut semakin luas mencapai ratusan hektare, sebagian besar berada di Desa Bangke," ungkap dia lokasi pemblokiran jalan, Kamis (29/11/2012).

Ia mengatakan, permasalahan ini sudah pernah disampaikan kepada Bupati Lahat agar segera menyelesaikan sengketa perbatasan desa. Hanya saja belum ada tindakan.

"Karena warga sudah tidak bisa membendung rasa sabar, akibatnya warga demo dengan mendatangi Desa Singapore termasuk pemblokiran jalan menuju lokasi pembangunan PLTM terpaksa kita lakukan,” jelasnya.

Camat Kota Agung M Aries Farhan mengatakan, sebelumnya persoalan sengketa batas wilayah Desa Singapore dan Bangke, sudah dilakukan mediasi dengan berbagai kompones masyarakat setempat namun gagal.
Menurutnya, pihak perusahaan sebelumnya telah meminta izin untuk membangun PLTM di Sungai Indikat termasuk melakukan musyawarah dengan waga desa setempat.

Sedangkan, mengenai izin untuk pengelolaan lingkungan (UPL) dan termasuk izin prinsip sepenuhnya dilakukan instansi terkait bukan kecamatan.

"Namun yang jelas pemberian izin lokasi pembangunan PLTM tidak melanggar UU Kehutanan, meskipun berada di DAS Indikat dan bukan berada di daerah hutan lindung," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
16 menit yang lalu
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
2 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
2 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
2 jam yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
3 jam yang lalu
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved