PT KAI bakal adopsi sistem kereta di Perancis

Kamis, 29 November 2012 - 15:15 WIB
PT KAI bakal adopsi...
PT KAI bakal adopsi sistem kereta di Perancis
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menerapkan sistem perkeretaapian di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, seperti di Perancis. Karena, sistem perkeretaapian di Prancis, dikenal sebagai yang terbaik di Eropa.

Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rijalulhaq mengatakan, ide itu muncul setelah PT KAI melakukan studi banding di Perancis selama 10 hari tentang sistem perkeretaapian yang baik.

"Jadi kita (PT KAI) di sana selama 10 hari melakukan studi banding. Kereta di sana menurut saya, lebih baik dari negara Eropa lainnya, yang mana di sana semua kereta berada di bawah tanah," ujar Mateta saat berbincang dengan Sindonews di Cilebut, Jawa Barat, Kamis (29/11/2012).

Diakui dia, setelah melakukan studi banding, pihaknya mendapatkan banyak pelajaran. Dia pun berencana menerapkan beberapa sistem perkeretaapian di Prancis, dengan KRL di Jabodetabek.

"Jadi di sana itu tidak ada lagi orang, semua sudah mesin. Dari mulai ticketing dan sebagainya, semua dilakukan oleh mesin. Kita pelajari beberapa, dan ada yang akan kita terapkan seperti ticketing itu," katanya lagi.

Dia menambahkan, pola ticket elektrik di Perancis, sebenarnya sudah bisa diterapkan di Indonesia. Hanya saja, masih belum maksimal. "Kalau di sana mesinnya berderet, kita di sini baru beberapa, seperti yang di Stasiun Jakarta Kota itu. Jadi sebenarnya sudah ada," tandasnya.

Dia melanjutkan, pola masyarakat Prancis sangat disiplin dalam menggunakan kereta. Dia pun berharap bisa diterapkan di tanah air. "Di sana orangnya disiplin, kita berharap di sini juga begitu. Yang jelas kita akan memperbaiki pelayanan, tentunya butuh bantuan masyarakat," tutupnya.
(san)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
10 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
10 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
12 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
13 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
13 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
14 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved