Deddy Mizwar berniat luruskan ideologi politik
Kamis, 29 November 2012 - 08:46 WIB
Deddy Mizwar berniat luruskan ideologi politik
A
A
A
Sindonews.com - Dalam pencalonan dirinya dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Deddy berniat untuk meluruskan idealisme politik yang mengatakan seniman tidak pantas dalam dunia perpolitikan.
"Ada indikasi seniman lebih rendah dari politisi itu menurut diskriminatif, ini yang harus kita luruskan idealismenya," ungkap Deddy saat berbincang dengan Sindonews, Kamis (29/11/2012)
Menurutnya busuk bersihnya dunia politik itu tergantung dari siapa yang menjalankannya. Politik menurutnya suatu ilmu. Jika ada yang tidak benar, menurutnya itu salah pada orangnya.
"Namanya politik itu tergantung siapa yang menjalankan. Politik itu ilmu, yang enggak bener itu orangnya. Karena itu tinggal orang yang di dalamnya yang mengaplikasikannya bener apa enggak. Karena upaya sekecil apapun untuk mengupayakan lebih baik itu ada artinya," tandasnya.
Menghadapi ajang pilgub Jawa Barat, Deddy mengaku sudah keliling daerah pemilihannya itu. "Saat ini paling keliling-keliling Jawa Barat ketemu tokoh-tokoh di sana ingin mendengar, melihat, dan empati dengan keadaan di sana," imbuhnya.
"Ada indikasi seniman lebih rendah dari politisi itu menurut diskriminatif, ini yang harus kita luruskan idealismenya," ungkap Deddy saat berbincang dengan Sindonews, Kamis (29/11/2012)
Menurutnya busuk bersihnya dunia politik itu tergantung dari siapa yang menjalankannya. Politik menurutnya suatu ilmu. Jika ada yang tidak benar, menurutnya itu salah pada orangnya.
"Namanya politik itu tergantung siapa yang menjalankan. Politik itu ilmu, yang enggak bener itu orangnya. Karena itu tinggal orang yang di dalamnya yang mengaplikasikannya bener apa enggak. Karena upaya sekecil apapun untuk mengupayakan lebih baik itu ada artinya," tandasnya.
Menghadapi ajang pilgub Jawa Barat, Deddy mengaku sudah keliling daerah pemilihannya itu. "Saat ini paling keliling-keliling Jawa Barat ketemu tokoh-tokoh di sana ingin mendengar, melihat, dan empati dengan keadaan di sana," imbuhnya.
(azh)