Pemuda PKB serahkan kepala kambing ke DPP Demokrat
Selasa, 27 November 2012 - 18:41 WIB
Pemuda PKB serahkan kepala kambing ke DPP Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Ungkapan Sutan Bhatoegana, terhadap mantan Presiden Republik Indonesia (RI) Ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menimbulkan kemarahan para Gurdurian.
Aliansi Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar aksi protes terhadap pernyataan Sutan, dengan memotong kambing bertuliskan “Sutan Bhatoegana”. Aksi itu merupakan luapan kemarahan warga NU dan PKB.
"Kepala kambing akan kami serahkan ke kantor DPP Partai Demokrat, sebagai simbol kemarahan pecinta Gus Dur terhadap Bhatoegana. Kami akan mengerahkan semua jaringan yang ada di seluruh Indonesia jika Sutan Bhatoegana tidak mengindahkan tuntutan kami," ujar Koordinator Aksi Saiful Bahri, di Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Ditambahkan dia, tindakan Sutan Bhatoegana adalah bentuk kekurang-ajaran dan penistaan terhadap guru bangsa dan bapak bangsa Indonesia. “Kami dengan tegas menyatakan tidak akan pernah bisa menerima ucapan Sutan Bhatoegana yang kurang ajar ini,” tegas Saiful.
Sutan Bhatoegana panen kecaman usai mengeluarkan pernyataan kontroversial dan ceroboh dengan menyebut pemerintahan Gus Dur "dilengserkan" akibat skandal korupsi Bulog dan Bruneigate. Hal itu tentu saja menyakiti hati rakyat Indonesia, terutama warga Nahdliyyin dan PKB, karena isu korupsi yang pernah menerpa Gus Dur tak pernah terbukti.
Kejaksaan Agung bahkan sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan, dan Gus Dur dianggap bersih serta tidak bersalah.
Berkaitan dengan hal ini, Aliansi Pemuda PKB menuntut Sutan Bhatoegana meminta maaf secara terbuka melalui media massa kepada keluarga besar NU dan PKB.
“Aliansi pemuda PKB memberi waktu 2 x 24 jam kepada Sutan Bhatoegana untuk meminta maaf. Jika tidak, maka Aliansi Pemuda PKB akan menduduki kantor DPP Demokrat, dan rumah Sutan Bhatoegana dengan massa yang lebih besar,” ancamnya.
Selain itu, aliansi juga menuntut Sutan Bhatoegana mundur dari anggota DPR karena tidak memiliki etika. “Kami mendesak kepada Demokrat untuk meminta maaf, dan memberikan sanksi kepada Sutan Bhatoegana,” tandasnya.
Aliansi Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar aksi protes terhadap pernyataan Sutan, dengan memotong kambing bertuliskan “Sutan Bhatoegana”. Aksi itu merupakan luapan kemarahan warga NU dan PKB.
"Kepala kambing akan kami serahkan ke kantor DPP Partai Demokrat, sebagai simbol kemarahan pecinta Gus Dur terhadap Bhatoegana. Kami akan mengerahkan semua jaringan yang ada di seluruh Indonesia jika Sutan Bhatoegana tidak mengindahkan tuntutan kami," ujar Koordinator Aksi Saiful Bahri, di Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Ditambahkan dia, tindakan Sutan Bhatoegana adalah bentuk kekurang-ajaran dan penistaan terhadap guru bangsa dan bapak bangsa Indonesia. “Kami dengan tegas menyatakan tidak akan pernah bisa menerima ucapan Sutan Bhatoegana yang kurang ajar ini,” tegas Saiful.
Sutan Bhatoegana panen kecaman usai mengeluarkan pernyataan kontroversial dan ceroboh dengan menyebut pemerintahan Gus Dur "dilengserkan" akibat skandal korupsi Bulog dan Bruneigate. Hal itu tentu saja menyakiti hati rakyat Indonesia, terutama warga Nahdliyyin dan PKB, karena isu korupsi yang pernah menerpa Gus Dur tak pernah terbukti.
Kejaksaan Agung bahkan sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan, dan Gus Dur dianggap bersih serta tidak bersalah.
Berkaitan dengan hal ini, Aliansi Pemuda PKB menuntut Sutan Bhatoegana meminta maaf secara terbuka melalui media massa kepada keluarga besar NU dan PKB.
“Aliansi pemuda PKB memberi waktu 2 x 24 jam kepada Sutan Bhatoegana untuk meminta maaf. Jika tidak, maka Aliansi Pemuda PKB akan menduduki kantor DPP Demokrat, dan rumah Sutan Bhatoegana dengan massa yang lebih besar,” ancamnya.
Selain itu, aliansi juga menuntut Sutan Bhatoegana mundur dari anggota DPR karena tidak memiliki etika. “Kami mendesak kepada Demokrat untuk meminta maaf, dan memberikan sanksi kepada Sutan Bhatoegana,” tandasnya.
(san)