Temui tokoh adat, Dede bantah sowan politik
Selasa, 27 November 2012 - 17:00 WIB
Temui tokoh adat, Dede bantah sowan politik
A
A
A
Sindonews.com - Saat membuka acara Pinton Ajen Masyarakat Adat di Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf membantah telah melakukan sowan politik.
Padahal kehadirannya dicara tersebut, Dede ditemani Lex Laksamana yang tak lain pendampingnya pada Pilkada Jabar nanti.
Namun Dede tetap menegaskan bahwa pada kunjungan itu dirinya dalam kapasitas Wakil Gubernur Jabar, bukan sebagai calon gubernur Jabar dari Partai Demokrat.
"Ini bukan kampanye yah," cetusnya, sambil disambut tawa hadirin, di Alam Santosa, Bandung, Selasa (27/11/2012).
Dede menjelaskan bahwa dirinya mendapat undangan dari Eka Santosa untuk membuka acara Pinton Ajen Masyarakat Adat.
"Posisi saya sebagai wagub dong, karena beliau (Eka) mengudang saya sebagai Wakil Gubernur dan saya juga sebagai pembina seni dan budaya ikut berpartisipasi," terangnya, saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, kesenian tradisi di Jabar sebagai mutiara yang masih terpendam. Di Thailand, tuturnya, kesenian justru menjadi tujuan utama bagi wisatawan mancanegara.
Lewat Alam Santosa yang didirikan mantan Ketua DPRD Jabar Eka Santosa, kata Dede, diharapkan sebagai langkah awal untuk pelestarian kesenian serta kearifan lokal.
"Ini harus diproteksi, melalui perda. Perda 3 dan 4 tentang pelestarian budaya sudah ada sejak jaman Pak Lex. Hanya saja pergubnya belum ada, dan saya yakinkan nanti pergubnya ada," ungkap Dede.
Kepada para tokoh, Dede juga menegaskan bahwa dirinya tumbuh dan besar di Jabar, tepatnya di Panjalu, Ciamis.
Padahal kehadirannya dicara tersebut, Dede ditemani Lex Laksamana yang tak lain pendampingnya pada Pilkada Jabar nanti.
Namun Dede tetap menegaskan bahwa pada kunjungan itu dirinya dalam kapasitas Wakil Gubernur Jabar, bukan sebagai calon gubernur Jabar dari Partai Demokrat.
"Ini bukan kampanye yah," cetusnya, sambil disambut tawa hadirin, di Alam Santosa, Bandung, Selasa (27/11/2012).
Dede menjelaskan bahwa dirinya mendapat undangan dari Eka Santosa untuk membuka acara Pinton Ajen Masyarakat Adat.
"Posisi saya sebagai wagub dong, karena beliau (Eka) mengudang saya sebagai Wakil Gubernur dan saya juga sebagai pembina seni dan budaya ikut berpartisipasi," terangnya, saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, kesenian tradisi di Jabar sebagai mutiara yang masih terpendam. Di Thailand, tuturnya, kesenian justru menjadi tujuan utama bagi wisatawan mancanegara.
Lewat Alam Santosa yang didirikan mantan Ketua DPRD Jabar Eka Santosa, kata Dede, diharapkan sebagai langkah awal untuk pelestarian kesenian serta kearifan lokal.
"Ini harus diproteksi, melalui perda. Perda 3 dan 4 tentang pelestarian budaya sudah ada sejak jaman Pak Lex. Hanya saja pergubnya belum ada, dan saya yakinkan nanti pergubnya ada," ungkap Dede.
Kepada para tokoh, Dede juga menegaskan bahwa dirinya tumbuh dan besar di Jabar, tepatnya di Panjalu, Ciamis.
(ysw)