Massa GP Anshor saling dorong dengan polisi
Selasa, 27 November 2012 - 12:37 WIB
Massa GP Anshor saling dorong dengan polisi
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Anshor (GP Anshor) saling dorong dengan petugas kepolisian yang berjaga di depan kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Aksi tersebut terjadi ketika mereka mencoba merangsek masuk ke dalam kantor namun gagal karena dihadang petugas kepolisian yang berjaga itu.
"Kami ingin masuk, di sini gedung NU. Harusnya kami tidak berdiri di sini tapi harusnya bisa masuk ke dalam," jelas Koordinator aksi ketika orasi melalui pengeras suara di depan Kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Seperti diketahui kedatangan mereka ke kantor DPP Demokrat untuk mengecam pernyataan Sutan Bhatoegana yang menuding pemerintahan KH Abdurahman Wahid (Gusdur) terlibat kasus korupsi.
"Kami mengecam karena Sutan Bhatoegana telah memfitnah KH Abdurahman Wahid, yang melakukan fitnah terang-terangan," kata salah seorang anggota GP Anshor.
"Kami datang ke sini karena merasa dilecehkan. Kalau mereka sedang terkena masalah jangan mengganggu yang lain," tambahnya.
Aksi tersebut terjadi ketika mereka mencoba merangsek masuk ke dalam kantor namun gagal karena dihadang petugas kepolisian yang berjaga itu.
"Kami ingin masuk, di sini gedung NU. Harusnya kami tidak berdiri di sini tapi harusnya bisa masuk ke dalam," jelas Koordinator aksi ketika orasi melalui pengeras suara di depan Kantor DPP Demokrat, Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Seperti diketahui kedatangan mereka ke kantor DPP Demokrat untuk mengecam pernyataan Sutan Bhatoegana yang menuding pemerintahan KH Abdurahman Wahid (Gusdur) terlibat kasus korupsi.
"Kami mengecam karena Sutan Bhatoegana telah memfitnah KH Abdurahman Wahid, yang melakukan fitnah terang-terangan," kata salah seorang anggota GP Anshor.
"Kami datang ke sini karena merasa dilecehkan. Kalau mereka sedang terkena masalah jangan mengganggu yang lain," tambahnya.
(lns)