Ratusan bus TransJakarta ditarik
Senin, 26 November 2012 - 15:46 WIB
Ratusan bus TransJakarta ditarik
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menarik sedikitnya 90 bus TransJakarta di koridor satu, 76 bus TransJakarta di koridor dua, dan tiga, dari peredaran. Karena dinilai sudah tidak layak jalan, dan sangat membahayakan para penumpang.
"Armada yang lama itu, nanti tidak akan dipakai lagi. Harus diperbaiki dulu, dan nanti setelah diperbaiki selesai, dia (bus lama) akan menjadi bus bala bantuan, yang istilahnya bus sapu jagat," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).
Dijelaskan dia, penggantian armada bus itu juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna bus TransJakarta.
"Nah, itu nanti akan ditarik dan digantikan dengan yang baru. Supaya kualitasnya baik, dan masyarakat akan menjadi lebih nyaman. Ini nanti digantikan oleh bus yang baru. Dan yang lama itu, nanti akan ditarik, dan nanti kita rehab," terangnya.
Selain menarik bus TransJakarta yang tak layak jalan, Dishub DKI Jakarta juga akan melakukan sejumlah perbaikan. Di antaranya dengan memperpanjang halte dan menambah armada bus. Serta, membuka halte bus TransJakarta, menjadi terbuka, dan membuka jalur busway agar bus yang berhenti di halte tidak menumpuk.
"Insya Allah, kalau dengan bus yang cukup banyak, ada jalur menyalip, dan halte busnya diperpanjang. Nah ini akan meningkatkan jumlah penumpang yang cukup besar. Saya tadi diperintahkan oleh Pak Gubernur dan Wagub," terangnya.
Dia melanjutkan, rencana itu akan diberlakukan terlebih dahulu di koridor enam. Kedepannya, bus TransJakarta sendiri dapat menjadi angkutan massal yang cukup handal untuk digunakan oleh masyarakat Jakarta.
"Ini nanti kita lihat akan diberlakukan di koridor-koridor busway. Tolong dipelajari juga untuk koridor satu. Dengan adanya ini, maka kapasitas busway akan meningkat. Dan ini akan menjadi angkutan umum massal yang cukup handal di Jakarta," tukas Pris.
Seperti diberitakan sebelumnya, tingginya minat warga dalam menumpang bus TransJakarta tidak dibarengi dengan fasilitas yang mendukung. Mulai dari halte bus TransJakarta yang sempit, hingga armada bus yang terbakar dan lepas ban, saat tengah berjalan.
"Armada yang lama itu, nanti tidak akan dipakai lagi. Harus diperbaiki dulu, dan nanti setelah diperbaiki selesai, dia (bus lama) akan menjadi bus bala bantuan, yang istilahnya bus sapu jagat," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).
Dijelaskan dia, penggantian armada bus itu juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna bus TransJakarta.
"Nah, itu nanti akan ditarik dan digantikan dengan yang baru. Supaya kualitasnya baik, dan masyarakat akan menjadi lebih nyaman. Ini nanti digantikan oleh bus yang baru. Dan yang lama itu, nanti akan ditarik, dan nanti kita rehab," terangnya.
Selain menarik bus TransJakarta yang tak layak jalan, Dishub DKI Jakarta juga akan melakukan sejumlah perbaikan. Di antaranya dengan memperpanjang halte dan menambah armada bus. Serta, membuka halte bus TransJakarta, menjadi terbuka, dan membuka jalur busway agar bus yang berhenti di halte tidak menumpuk.
"Insya Allah, kalau dengan bus yang cukup banyak, ada jalur menyalip, dan halte busnya diperpanjang. Nah ini akan meningkatkan jumlah penumpang yang cukup besar. Saya tadi diperintahkan oleh Pak Gubernur dan Wagub," terangnya.
Dia melanjutkan, rencana itu akan diberlakukan terlebih dahulu di koridor enam. Kedepannya, bus TransJakarta sendiri dapat menjadi angkutan massal yang cukup handal untuk digunakan oleh masyarakat Jakarta.
"Ini nanti kita lihat akan diberlakukan di koridor-koridor busway. Tolong dipelajari juga untuk koridor satu. Dengan adanya ini, maka kapasitas busway akan meningkat. Dan ini akan menjadi angkutan umum massal yang cukup handal di Jakarta," tukas Pris.
Seperti diberitakan sebelumnya, tingginya minat warga dalam menumpang bus TransJakarta tidak dibarengi dengan fasilitas yang mendukung. Mulai dari halte bus TransJakarta yang sempit, hingga armada bus yang terbakar dan lepas ban, saat tengah berjalan.
(san)